Apa arti kemunculan dua kasus itu? Sasaran tembaknya adalah menjelang sidang pengadilan kasus yang menimpa Jokowi terkait ijazahnya yang sudah menyita perhatian publik sejak dua tahun terakhir ini. Dengan viralnya kasus BEM UBK dan cawe-cawe Jokowi itu merupakan upaya mengalihkan perhatian publik dari kasus ijazah Jokowo.
Dalam ramah jurnalistik praktik seperti ini dikenal dengan ‘framing’ (membingkai). Framing adalah teknik menyusun dan menyajikan informasi untuk memanipulasi persepsi penilaian atau keputusan seseorang (berita tertentu). Aspek tertentu yang ditonjolkan.
Secara praktis, aspek ‘framing’ ini adalah memviralkan kasus-kasus baru untuk mengalihkan perhatian publik dari kasus lama (jazah). Dengan semakin viralnya kedua kasus itu, publik tidak akan fokus lagi pada kasus ijazah. Bahkan kasus ijazah itu akan lenyap dari layar kaca dan halaman-halaman media daring dan media cetak.
Jadi, begitulah informasi itu bisa dikemas dengan “framing system” (sistem pembingkaian). Mengalihkan perhatian publik dari kasus awal ke kasus-kasus lain. Dan itulah yang selalu kita alami di negeri ini. (*).













