News  

Dari Asesmen Menuju Transformasi, Dr. Syarifuddin Ajak Guru Hadirkan Pembelajaran Bermakna

Ia percaya, perubahan besar dalam dunia pendidikan sering kali dimulai dari langkah kecil seorang guru di ruang pembelajaran. Dari cara guru menyambut anak, mendengarkan pertanyaan mereka, memberikan kesempatan untuk mencoba, hingga memberikan apresiasi atas setiap proses yang mereka jalani.

“Ketika guru terus bertumbuh, pembelajaran akan semakin berkualitas. Ketika pembelajaran semakin bermakna, anak-anak akan memiliki ruang yang lebih luas untuk tumbuh menjadi generasi yang percaya diri, kreatif, mandiri, berkarakter dan siap menghadapi masa depan,” pungkasnya.

Pada akhirnya, asesmen bukanlah garis akhir perjalanan seorang guru. Asesmen adalah titik jeda untuk melihat kembali perjalanan, menemukan kekuatan, memperbaiki kekurangan dan melangkah lebih jauh.

Sebab, di balik setiap angka dan hasil penilaian, ada tanggung jawab yang jauh lebih besar: memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan untuk tumbuh, belajar dan menjadi versi terbaik dari dirinya.

Dan di sanalah makna sejati profesionalitas guru menemukan tempatnya,: terus belajar, terus berefleksi, terus berinovasi dan tidak pernah berhenti bertumbuh, demi anak-anak dan masa depan bangsa. (*Rz)

BACA JUGA:  NusantaraInsight.com