Dia menegaskan, gelar akademik merupakan identitas pendidikan, sementara karakter, integritas, dan kontribusi merupakan hal yang akan menentukan bagaimana seseorang dikenang oleh masyarakat.
“Karakter, integritas, dan kontribusi adalah identitas yang akan dikenang oleh masyarakat,” katanya.
Appi juga mengingatkan para lulusan untuk senantiasa menjaga nama baik almamater di mana pun mereka melanjutkan perjalanan.
Ia berpesan agar para alumni tetap menjaga etika, kejujuran, menghormati orang tua, menghargai guru dan dosen, serta tidak berhenti meningkatkan kemampuan diri.
Menurut Appi, setiap orang memiliki jalan dan kesempatan masing-masing. Karena itu, para lulusan tidak perlu membandingkan perjalanan mereka dengan orang lain.
“Yang terpenting adalah terus bergerak, terus belajar, dan terus memberikan kontribusi terbaik sesuai kemampuan masing-masing,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Appi kembali menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati STIM-LPI Makassar Tahun 2026, termasuk kepada para orang tua dan keluarga.
Dia juga menyampaikan apresiasi kepada para dosen dan seluruh civitas akademika STIM-LPI Makassar yang telah mendampingi perjalanan pendidikan para lulusan.
Appi berharap ilmu yang diperoleh para wisudawan menjadi ilmu yang bermanfaat, berkah, dan dapat diamalkan untuk kemajuan diri, keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.
“Mari kita terus membangun Kota Makassar melalui pendidikan, inovasi, kolaborasi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” pungkasnya. (*)












