Zuhaelsi Zubir: PSEL Antang Masuk Tahap Lanjutan, Makassar Percepat Transformasi Pengelolaan Sampah

NusantaraInsight, Jakarta — Pemerintah Kota Makassar terus mempercepat penanganan sampah melalui program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di TPA Antang, yang kini memasuki tahap lanjutan pasca-penandatanganan lintas sektor.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, Ir. Zuhaelsi Zubir MT, menegaskan progres ini saat mendampingi Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam rapat koordinasi dengan Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Muhammad Rachmat Kaimuddin. Pertemuan digelar di Gedung Danantara Indonesia, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta, pada Selasa (21/4/2026).

“Kami sudah melakukan konsultasi intensif terkait pengembangan PSEL di TPA Antang, Kecamatan Manggala. Saat ini, proyek memasuki tahap lanjutan dengan tindak lanjut penetapan lokasi dan regulasi pendukung,” ujar Zuhaelsi Zubir.

Menurut Zuhaelsi, langkah ini mengacu pada Peraturan Presiden terbaru tentang PSEL, yang bertujuan mengubah sistem open dumping menjadi pengelolaan modern berbasis teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). “Timbunan sampah di TPA Antang terus meningkat, mencapai ribuan ton per hari. PSEL tidak hanya mengurangi beban lingkungan, tapi juga menghasilkan energi listrik bermanfaat bagi warga,” tambahnya.

BACA JUGA:  DPU Makassar & BJK Wilayah VI Gelar Pelatihan TKK

Wali Kota Munafri Arifuddin menambahkan, sinergi pusat-daerah krusial untuk kelancaran proyek, termasuk dukungan regulasi, pembiayaan, dan teknis. “Ini langkah nyata kami wujudkan pengelolaan sampah berkelanjutan di Makassar,” tegasnya.

Rapat ini dihadiri pula pejabat Kota Makassar seperti Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kepala Bagian Hukum, dan Kepala Bappeda. Proyek PSEL Antang diharapkan selesai dalam 2-3 tahun, menyumbang listrik hingga 10 MW dari 1.500 ton sampah harian. (*)