Kapusdal LH SUMA: Langkah Berani Kota Makassar Pilah Sampah Jadi Contoh Kota Metropolitan di Indonesia

“Kalau semua sampah yang masih bisa dimanfaatkan diproses kembali, maka yang dibawa ke TPA tinggal residunya saja. Akibatnya umur TPA menjadi lebih panjang, pencemaran bisa ditekan, dan masyarakat di sekitar TPA juga merasakan lingkungan yang lebih baik,” jelasnya.

Azri bahkan menyebut langkah yang diambil Pemerintah Kota Makassar sebagai salah satu terobosan paling maju di antara kota-kota metropolitan di Indonesia.

br

Menurutnya, keberanian menerapkan kebijakan ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

“Makassar merupakan salah satu kota metropolitan yang memiliki pemikiran maju dalam menata pengelolaan sampah. Kami juga melihat pemerintah telah aktif melakukan edukasi hingga ke tingkat kelurahan agar masyarakat memahami pentingnya memilah sampah,” ungkapnya.

Meski demikian, Azri menilai keberhasilan program tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada partisipasi masyarakat.

Karena itu, edukasi harus terus diperkuat, diikuti penyediaan fasilitas bank sampah, dukungan armada pengangkut, hingga penerapan sistem penghargaan dan penegakan aturan bagi warga yang patuh maupun yang masih mengabaikan kewajibannya.

BACA JUGA:  Dinas PU Makassar Alokasikan Rp4 Miliar untuk Perbaikan Jalan di Romang Tangayya

“Kesadaran masyarakat harus terus dibangun. Setelah itu pemerintah perlu memperkuat fasilitas pendukung, memberikan penghargaan bagi yang patuh, dan menerapkan sanksi secara konsisten bagi yang melanggar. Dengan begitu budaya memilah sampah akan benar-benar terbentuk dan program ini bisa berjalan efektif,” tutup Azri. (*)

brbr
brbr
br