Kadis Kominfo Goes to School Sambangi Bonetambo, Anak Pulau Dibekali Kecakapan Digital

Keluarga, khususnya orang tua, menjadi lingkungan pertama yang membentuk kebiasaan anak dalam menggunakan perangkat digital.
Karena itu, pemahaman mengenai PP TUNAS juga perlu diperluas kepada para orang tua.

Lanjut dia, orang tua diharapkan tidak hanya menjadi pihak yang melarang atau memberikan batasan penggunaan gawai, tetapi juga mampu mendampingi anak memahami alasan di balik aturan tersebut.

br

Pendampingan menjadi semakin penting karena penggunaan teknologi tidak selalu dapat diawasi hanya melalui perangkat atau sistem.
Ada aspek komunikasi, pendidikan karakter, serta kedekatan emosional antara orang tua dan anak yang tidak dapat sepenuhnya digantikan oleh teknologi.

Dengan pendampingan yang baik, anak diharapkan mampu membangun kesadaran dari dalam dirinya sendiri mengenai penggunaan teknologi.

“Artinya, ketika berada di ruang digital, anak tidak semata-mata patuh karena diawasi, tetapi memahami bahwa keselamatan, privasi, kesehatan mental, etika, dan masa depannya juga perlu dijaga,” saran Roem.

Ia menambahkan, pelaksanaan Kominfo Makassar Goes to School di SMP Negeri 42 Bonetambo juga memiliki makna tersendiri.

BACA JUGA:  TP PKK Makassar Gandeng Politeknik Pertanian Negeri Pangkep Perkuat Pembinaan UMKM Binaan

Wilayah kepulauan merupakan bagian integral dari Kota Makassar yang memiliki karakteristik dan tantangan tersendiri, termasuk dalam akses terhadap informasi dan perkembangan teknologi.

Karena itu, penguatan literasi digital tidak boleh hanya terpusat di sekolah-sekolah yang berada di wilayah daratan.

Menurutnya, anak-anak di pulau juga harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk memahami teknologi dan memanfaatkannya sebagai instrumen pembelajaran.

Melalui kegiatan tersebut, Diskominfo Makassar ingin memastikan transformasi digital berlangsung secara inklusif.

Tidak hanya membangun infrastruktur dan menghadirkan layanan digital, tetapi juga membangun sumber daya manusia yang mampu menggunakan teknologi dengan benar.

“Kehadiran kami Diskominfo di sekolah kepulauan sekaligus menjadi pesan bahwa agenda transformasi digital Kota Makassar harus menyentuh seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak yang berada di wilayah pesisir dan kepulauan,” harapnya. (*)

brbr
brbr
br