Dia menyebutkan, sangat menyadari bahwa tantangan terbesar adalah meminimalkan kecurangan. Mungkin tidak bisa dihilangkan sepenuhnya, tetapi dengan regulasi yang jelas, kami menargetkan bisa menekan hingga seminimal mungkin.
IAS menutup pernyataannya dengan menyampaikan harapan besar kepada seluruh pengurus yang baru dilantik agar dapat bekerja sama dan bersinergi dalam membesarkan PORDI Sulawesi Selatan.
“Mudah-mudahan empat tahun ke depan, Sulawesi Selatan bisa menjadi barometer perkembangan PORDI di Indonesia. Itu bisa tercapai jika kita bekerja bersama, kompak, dan saling menguatkan,” pungkasnya.(*)












