Menurutnya, seluruh elemen infrastruktur pendidikan kini menjadi prioritas utama Pemerintah Kota Makassar, mengingat peran strategis pendidikan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Pendidikan bagi warga semua, adalah cita-cita besar kita. Kita ingin menempatkan Kota Makassar sebagai salah satu daerah dengan kualitas pendidikan terbaik di Indonesia,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Munafri juga mengapresiasi kinerja Dinas Pendidikan Kota Makassar yang terus berupaya meningkatkan berbagai aspek pendidikan.
Momentum Hardiknas tahun ini turut diisi dengan pengukuhan relawan Tim Aksi Pengembalian Anak Tidak Sekolah, yang diharapkan menjadi gerakan kolektif dalam menekan angka ATS secara signifikan.
Saya berharap tahun depan, pada “momentum yang sama, angka anak tidak sekolah ini sudah turun secara signifikan. Ini penting agar kerja-kerja kita bisa terukur dengan baik,” harap Appi.
Lebih lanjut, Wali Kota mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Makassar akan memperkuat fokus anggaran pada sektor pendidikan dan kesehatan.
Dia menilai, alokasi anggaran harus diarahkan pada program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat, bukan pada kegiatan yang tidak memberikan manfaat nyata.
“Kita akan bedah struktur anggaran bersama, anggaran akan kita arahkan untuk mendukung sektor pendidikan agar lebih besar dan lebih tepat sasaran,” terangnya.
Sebagai bentuk keberpihakan terhadap tenaga pendidik, Pemkot Makassar, juga telah memberikan insentif khusus bagi guru yang bertugas di wilayah kepulauan.
Kebijakan ini diharapkan menjadi stimulus untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan di daerah yang memiliki keterbatasan akses.
“Guru-guru di pulau kita berikan insentif lebih sebagai bentuk perhatian,” tuturnya.
“Ke depan, kita harapkan nilainya terus meningkat agar mereka mampu memberikan pengabdian terbaik,” tambahnya.
Selain itu, program revitalisasi sekolah unggulan juga menjadi salah satu fokus utama pemerintah. Munafri bahkan menyampaikan visinya agar Makassar menjadi rujukan nasional dalam bidang pendidikan.
“Saya ingin suatu saat ketika orang bertanya di mana pendidikan terbaik di Indonesia, jawabannya adalah Kota Makassar,” imbuh penuh optimistis.
Namun, ia mengingatkan bahwa cita-cita tersebut harus dibarengi dengan pembenahan infrastruktur pendidikan secara nyata.
Kondisi fisik sekolah, kesejahteraan guru, hingga fasilitas penunjang pembelajaran menjadi aspek penting yang tidak boleh diabaikan.
Munafri juga menekankan pentingnya penguatan kurikulum pendidikan dasar, khususnya dalam aspek pendidikan karakter, akhlak, serta muatan budaya lokal.













