Appi Launching Sunday Market sebagai Panggung Baru UMKM di Makassar

Ia menjelaskan, Makassar Sunday Market menjadi salah satu pilihan aktivitas yang dapat dinikmati masyarakat maupun para pendatang untuk mendapatkan pengalaman berbelanja yang berbeda.

Menariknya, pada peluncuran perdana ini terdapat 31 tenant yang telah melalui proses kurasi oleh tim Dinas Pariwisata. Produk yang ditampilkan pun memiliki keunikan dan karakter masing-masing.

Beberapa pelaku usaha yang selama ini hanya memasarkan produknya secara daring atau online, kini mendapatkan kesempatan untuk bertemu langsung dengan konsumen melalui penjualan secara luring atau offline.

Bahkan, terdapat produk yang biasanya hanya dapat dipesan melalui sistem pre-order (PO), tetapi sudah bisa diperoleh secara langsung di lokasi kegiatan.

“Ini menjadi salah satu keunikan Sunday Market. Ada produk yang biasanya harus melalui PO, tetapi di sini bisa langsung dibeli,” katanya.

“Ada juga pelaku usaha yang selama ini hanya berjualan online, sekarang bisa hadir secara offline dan berinteraksi langsung dengan pembeli,” lanjutnya.

Hendra menambahkan, pengembangan Sunday Market tidak hanya berorientasi pada aktivitas perdagangan, tetapi juga diarahkan untuk menumbuhkan industri kreatif lokal, khususnya subsektor fashion, kuliner, dan kriya.

BACA JUGA:  Sulap Air Laut Jadi Air Minum, Pemkot Makassar Siapkan Teknologi Desalinasi Bertenaga Surya

Untuk menciptakan suasana yang lebih hidup, kegiatan ini turut menghadirkan beragam konten pendukung, mulai dari zumba, live music, pertunjukan seni tari, pameran produk, lomba menggambar, hingga kelas public speaking.

Ragam aktivitas tersebut diharapkan menjadikan Sunday Market sebagai ruang publik yang tidak hanya dikunjungi untuk berbelanja, tetapi juga menjadi tempat rekreasi, hiburan, edukasi, dan interaksi antarmasyarakat.

Lebih jauh, Hendra menegaskan, Makassar Sunday Market bukan sekadar kegiatan temporer dalam rangka memeriahkan hari jadi kota.

Ditambahkan, program ini dirancang menjadi agenda rutin yang dapat memberikan ruang berkelanjutan bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif untuk memperluas jangkauan pasar.

“Sebetulnya kegiatan ini merupakan program rutin yang akan terus berjalan. Namun, kita luncurkan bertepatan dengan momentum hari ulang tahun Kota Makassar 2026. Ini sekaligus menunjukkan kepada warga bahwa Makassar memiliki wajah baru lagi,” tutup Hendra. (*)