“Pemerintah membutuhkan pendekatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat sekaligus membuka jalan agar keluarga miskin dapat meningkatkan taraf hidupnya secara berkelanjutan,” katanya.
Ia menjelaskan, terdapat tiga pendekatan utama dalam penanganan kemiskinan, yakni bantuan sosial dan subsidi untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat.
Program pemberdayaan sosial untuk meningkatkan pendapatan keluarga, serta Program Sekolah Rakyat sebagai salah satu strategi untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
Program Sekolah Rakyat menjadi bagian penting dari strategi tersebut karena tidak hanya berorientasi pada akses pendidikan, tetapi juga mengintegrasikan pemenuhan kebutuhan dasar dan pemberdayaan keluarga.
Program ini dirancang untuk memberikan akses pendidikan kepada anak-anak dari keluarga miskin dan rentan.
Pada saat yang sama, intervensi sosial juga diarahkan kepada orang tua agar keluarga penerima manfaat memiliki peluang meningkatkan kondisi ekonomi mereka.
Dengan pendekatan ini, Sekolah Rakyat diharapkan tidak sekadar menjadi tempat anak-anak memperoleh pendidikan, tetapi juga menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
“Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta pilar-pilar sosial Kementerian Sosial menjadi bagian penting dalam memastikan program tersebut berjalan efektif di daerah,” tuturnya. (*)












