banner 728x90

Suku Brokpa, Rela Berbagi Istri Demi ini

  • Bagikan

NusantaraInsight, Lifestyle –Setiap negara atau daerah memang memiliki tradisi yang berbeda-beda. Dari tradisi yang wajar hingga yang tidak wajar.

Seperti yang terjadi pada Suku Brokpa di India. Ya, ada tradisi yang aneh dijalankan oleh Suku Brokpa di India ini, dari saling mencium hingga berbagi istri cantik.

Konon tradisi aneh Suku Brokpa yakni dibolehkan bahkan menganjurkan antara pria dan wanita untuk saling mencium satu sama lain, bahkan berbagi istri cantik.

Dilansir dari akun YouTube Fakta Semesta dan Domsobreiro Suku Brokpa yang berada di wilayah perbatasan antara India dan Pakistan.  Mereka tinggal di wilayah Jammu dan Kashmir di India dan wilayah Gilgit di Baltistan, Pakistan.

Menurut sejarahnya, Suku Brokpa adalah satu-satunya keturunan suku Indo-Arya yang sebenarnya. Dengan jumlah mencapai komunitas 3000 hingga 5000 orang dan ada yang berpendapat bahwa mereka adalah keturunan dari pasukan Alexander Agung

Suku Brokpa merupakan suku minoritas. Suku Brokpa merupakan suku terlangka di dunia saat ini. Tradisi pada Suku Brokpa yaitu saling berciuman dan berbagi wanita.

BACA JUGA:  Bagi Penikmat Kopi, Tahukah Anda Perbedaan Kopi Robusta dan Arabika. Penasaran, Berikut Perbedaannya

Tradisi pada suku Brokpa di India ini membolehkan dan bahkan menganjurkan laki-laki dan perempuan untuk berciuman dan berbagi istri hanya karena warisan.

Mayoritas suku ini beragama Budha, namun terdapat beberapa perbedaan dengan umat Budha pada umumnya.

Orang-orang Suku Brokpa percaya bahwa suatu hari nanti para dewa akan hidup bersama manusia lagi.  Suku Brokpa sangat bergantung pada pertanian, bercocok tanam seperti anggur, apel, kenari, tomat, jagung dan gandum.  Karena alasan agama, suku Brokpa tidak minum susu atau makan unggas.

Mereka dianggap sangat ramah dan orang luar dipersilakan untuk berpartisipasi dalam ritual mereka.  Suku Brokpa percaya bahwa mereka lebih baik dari ras lain.

Para wanita mengenakan gaun wol yang dihiasi dengan batu mulia dan di kepalanya dihiasi bunga sebagai pertanda penghargaan kepada dewa.

Demikian pula, pria mengenakan rok wol, tetapi celana panjang dan rompi melindungi mereka dari hawa dingin. Mereka berkeyakinan bahwa dulu manusia dan dewa bersatu, namun karena keserakahan manusia sehingga dewa meninggalkan mereka. Mereka berkeyakinan bahwa kelak mereka akan bersatu dengan dewa kembali.

BACA JUGA:  Bawakan Tarian Toraja, Kirana Sahira Yuswan Raih Talent Terbaik Indonesian Stars Search 2023

Mereka sering mengadakan ritual, bertemu, bernyanyi dan makan bersama saat hari raya. Yang menarik dari kehidupan suku ini adalah ritual dan tradisinya yang unik.

Dalam keluarga Suku Brokpa, seorang kakak laki-laki dapat berbagi istri dengan adik laki-lakinya tanpa rasa cemburu untuk menghindari perselisihan warisan. Di masa lampau mereka melakukan ritual berbagai istri di tempat umum, namun seiring berjalannya waktu dan pemerintah telah melarangnya, mereka hanya mempraktekkan ritual ini di dalam komunitas dan di dalam rumah mereka sendiri.

  • Bagikan