Ma’REFAT INSTITUTE Bincangkan Arah Gerakan Mahasiswa serta Gerakan Sosial

Prof. Amran menanggapi bahwa banyak dosen dan guru besar kini sudah sangat nyaman dengan posisinya, sehingga sulit menerima kritik. Hal ini membuat mereka enggan bersuara kritis terhadap problem bangsa.

Sebagai penutup, Manarangga menekankan pentingnya menentukan keberpihakan agar arah gerakan jelas dan berdampak nyata. Keberpihakan gerakan harus ditujukan pada kepentingan rakyat banyak. Tanpa keberpihakan yang jelas, gerakan akan mudah goyah, terombang-ambing oleh isu sesaat, bahkan terseret kepentingan politik praktis. Tugas utama gerakan adalah memastikan pemerintah memiliki arah dan tujuan bangsa yang berpihak pada masyarakat.

Oleh karena itu, Manarangga menyebutkan pentingnya kolaborasi lintas gerakan. Gerakan mahasiswa maupun gerakan sosial secara luas tidak bisa bergerak sendirian, melainkan harus menyatukan langkah dengan buruh, petani, komunitas adat, dan kelompok lainnya. Tidak hanya itu, konsolidasi lintas sektor perlu dilakukan, agar berbagai permasalahan yang tampak sektoral ini dapat dianalisis secara sistemik sehingga menghasilkan isu bersama yang lebih besar.

Pertemuan yang berjalan selama dua jam ini, seperti biasa dihadiri oleh peserta dari berbagai kalangan, baik mahasiswa, dosen, aktivis lingkungan, dan juga pelaku usaha serta karyawan swasta. (RW)

BACA JUGA:  K-Apel Akan Adakan Diskusi, Ada-ada Saja Ide Dibuat