News  

Ingkong Ala Tekankan Ketepatan Waktu Pembangunan Infrastruktur di Nunukan

Nunukan, NusantaraInsight — Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, SE, M.Si, mendesak agar seluruh proyek pembangunan infrastruktur di Kabupaten Nunukan dapat dituntaskan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Pernyataan tersebut diungkapkannya tatkala melaksanakan kegiatan monitoring serta evaluasi terhadap berbagai proyek fisik di wilayah Kabupaten Nunukan pada hari Rabu (4/11/2026).

Rangkaian peninjauan bermula di UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Nunukan guna memantau perkembangan pembangunan gudang penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) beserta gudang senjata api (Senpi).

Melalui agenda kunjungan tersebut, Wagub Ingkong menyempatkan diri meninjau langsung kondisi proyek sekaligus bertukar pikiran bersama pihak kontraktor dan pelaksana lapangan guna mencermati dinamika serta hambatan yang ada.

Merujuk pada hasil peninjauan langsung, capaian fisik pembangunan saat ini telah menyentuh angka kurang lebih 52 persen, dengan harapan rampung tepat waktu ditunjang ketersediaan material yang memadai.

“Progresnya sudah sekitar 52 persen. Kami sudah berdiskusi dengan pelaksana dan kontraktor. Material juga sudah siap, sehingga kami berharap pekerjaan ini bisa diselesaikan sampai Desember sesuai target,” kata Ingkong.

BACA JUGA:  Master Coach Anas In Action di Makassar

Berikutnya, rombongan Wagub melanjutkan agenda peninjauan ke proyek pembangunan Jalan Coastal Road Nunukan yang menjadi jalur penghubung antara Lanal, Sedadap, Pelabuhan Sei Jepun, hingga kawasan Mansapa, yang didanai melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Kaltara.

Dalam kesempatan ini, Ingkong mengamati langsung proses pengaspalan jalan sepanjang satu kilometer, di mana faktor cuaca terpantau bersahabat meski suplai bahan bakar minyak (BBM) tetap memerlukan perhatian khusus demi kelancaran operasional alat berat.

“Pengaspalan yang kita tinjau tadi sepanjang satu kilometer. Cuaca cukup mendukung, hanya ketersediaan BBM yang perlu diperhatikan, terutama untuk alat pembakar aspal dan operasional alat berat. Namun, pelaksana meyakinkan bahwa pekerjaan dapat diselesaikan,” jelasnya.

Di samping itu, Ingkong turut menginstruksikan kepada dinas teknis terkait agar konsisten menjalankan fungsi pengawasan demi memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan selaras dengan perencanaan awal, mengingat sisa waktu efektif menjelang tutup tahun perlu dioptimalkan.

“Memasuki awal November, masih ada waktu sekitar satu setengah bulan. Saya berharap perangkat daerah teknis terus memantau pekerjaan agar target dan progres yang masih tertinggal bisa segera diselesaikan,” tegasnya.

BACA JUGA:  DWP Kota Makassar Sambangi Kecamatan Tamalate

Melalui rangkaian evaluasi berkala ini, Pemprov Kaltara optimistis seluruh infrastruktur publik di Kabupaten Nunukan mampu diselesaikan tepat waktu dengan mutu terjaga demi mendongkrak kesejahteraan masyarakat luas. (*)