Sidrap, NusantaraInsight — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARI) melalui pelatihan pembuatan bakso ikan di Desa Dongi, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidenreng Rappang, Selasa (28/07).
Program tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengolahan hasil perikanan menjadi produk bernilai tambah sekaligus mendorong peningkatan konsumsi ikan. Kegiatan yang diikuti oleh ibu-ibu PKK dan masyarakat Desa Dongi ini diawali dengan penyampaian materi mengenai manfaat konsumsi ikan, kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan bakso ikan menggunakan bahan yang mudah diperoleh dan teknik pengolahan yang sederhana.
Penanggung jawab program, Siti Nur Azizah Sakkir, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan keterampilan praktis kepada masyarakat dalam mengolah ikan menjadi produk yang bergizi, aman dikonsumsi, dan memiliki nilai ekonomi. Setelah demonstrasi selesai, peserta diberi kesempatan untuk mencicipi hasil olahan serta berdiskusi mengenai proses pembuatan dan peluang pengembangannya sebagai usaha rumahan.
Pelatihan ini sangat bermanfaat karena kami jadi mengetahui cara mengolah ikan menjadi bakso yang enak, bergizi, dan mudah dibuat di rumah. Semoga ilmu yang diberikan dapat kami praktikkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Nupe.
Salah seorang peserta, Rasma, mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan pengetahuan baru yang mudah dipraktikkan.
“Pelatihannya sangat bermanfaat. Cara membuat bakso ikan ternyata mudah dipahami dan hasilnya juga enak. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus diadakan,” ungkap Rasma.
Melalui program GEMARI, mahasiswa KKN Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap masyarakat Desa Dongi semakin gemar mengonsumsi ikan serta mampu mengembangkan berbagai olahan hasil perikanan yang bergizi dan bernilai ekonomi.


br
br
br






br
br






br