Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Tutup Porsenijar PGRI Sulsel 2026, PGRI Sidrap Juara Umum

Penutupan Porsenijar 2026
Bupati Sidrap foto bersama Pengurus PGRI Sulsel

Sidrap, NusantaraInsight — Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif menutup secara resmi Pekan Olahraga Seni dan Pembelajaran (Porsenijar) 2026 dengan penuh rasa syukur dan kebanggaan pada Senin malam (6/7/2026) di Pelataran Masjid Agung Pangkajene Kabupaten Sidenreng Rappang.

Penutupan Porsenijar 2026
Foto bersama usai penyerahan piala bergilir Porsenijar PGRI Sulsel dari Bupati Sidrap kepada Ketua PGRI Sidrap

Dalam sambutannya, Bupati yang didampingi oleh Wakil Bupati Nur Kana’ah mengapresiasi antusiasme peserta, panitia, dan seluruh warga yang menyukseskan acara berskala besar itu.

“Terima kasih atas totalitas dan loyalitas semua pihak dalam menjamu tamu. Kita orang Sidrap mengangkat harkat martabat dengan falsafah Resopa temmangingngi namalomo naletei pammase Dewata yang hanya dengan kerja keras, ketekunan, dan semangat pantang menyerah, rahmat serta keberkahan Tuhan akan mudah diraih,” ujar Syaharuddin di hadapan puluhan ribu penonton.

Porsenijar 2026 mencatat partisipasi luar biasa: sekitar 75.000 orang mengikuti rangkaian kegiatan, dan lebih dari 1.500 kendaraan memadati lima poros jalan utama di Sidrap selama acara. Bupati berterus terang tentang tantangan logistik tersebut, namun menekankan bahwa itu bagian dari bukti besarnya antusiasme dan keramahan tuan rumah.

BACA JUGA:  Pembangunan Stadion Untia Dikebut

“Tunjukkan kemampuan, tunjukkan keahlian walaupun kita tuan rumah, dan ini terbukti pada kesempatan Porsenijar ini. Melihat tabel tadi. Ini membuktikan bahwa Porsenijar mampu mempromosikan kualitas pendidikan daerah,” kata Bupati.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar lomba, melainkan wadah untuk menemukan dan mengembangkan potensi siswa melalui Porsenijar.

Bupati juga menaruh harapan besar pada dunia pendidikan Sidrap. “Kalau guru punya confident, pasti siswa kita hebat. Saya tahu, para guru mempunyai bakat terpendam, maka melalui Porsenijar semua akan terlihat,” ujarnya.

Ia juga menargetkan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan berharap Sidrap menempati minimal peringkat 5 terbesar di Sulawesi Selatan pada tahun depan.

Selain apresiasi kepada peserta dan guru, Bupati menyampaikan penghormatan khusus kepada seluruh pihak yang bekerja tanpa lelah: panitia, tenaga pendidik, aparat keamanan, petugas kebersihan, dan masyarakat.

“Saya tidak peduli matekko, mabolong, madoko — yang penting semua tamu senang pulang ke rumahnya,” ucapnya disambut tepuk tangan.

Sebagai daerah yang dikenal sebagai kota event, Sidrap kembali menunjukkan kapasitasnya menyelenggarakan kegiatan berskala provinsi. Bupati mengajak masyarakat terus menjaga semangat tersebut untuk memajukan pendidikan dan mempromosikan kabupaten ke tingkat yang lebih tinggi.