Jaminan Kesehatan Hewan, Komitmen Dinas Peternakan Kabupaten Takalar Menjelang Idul Adha 1447 H

1447 H

NusantaraInsight, Takalar  —  Menjelang perayaan Idul Adha 1447 H, keamanan dan kesehatan hewan kurban menjadi perhatian utama bagi seluruh masyarakat. Ibadah kurban tidak hanya mengandalkan keikhlasan hati, tetapi juga mensyaratkan hewan yang disembelih dalam kondisi sehat, layak, dan bebas dari penyakit yang dapat membahayakan manusia maupun lingkungan. Menyikapi hal ini, Pemerintah Kabupaten Takalar melalui Dinas Peternakan memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa seluruh hewan kurban yang diperjualbelikan dan akan disembelih di wilayah tersebut telah memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Takalar, Mustaqiem, S.Sos., M.Si., menegaskan hal tersebut usai melakukan pemeriksaan langsung di sejumlah pusat perdagangan hewan kurban pada Senin, 25 Mei 2026. Menurutnya, pengawasan ketat telah dilakukan sejak dua minggu sebelumnya sebagai langkah antisipasi dan pencegahan. Tim medik veteriner yang ditugaskan telah memeriksa ratusan ekor hewan, meliputi sapi, kerbau, dan kambing. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, baik terhadap hewan yang berasal dari dalam daerah maupun yang masuk dari luar Kabupaten Takalar, guna memastikan semuanya memenuhi persyaratan kesehatan dan kelayakan fisik sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

BACA JUGA:  Ini Pesan Kadis PU di Hari Sumpah Pemuda

“Kami jamin seluruh hewan kurban yang beredar di Takalar telah melalui pemeriksaan kesehatan menyeluruh. Tidak ada hewan yang menunjukkan gejala penyakit, cacat fisik, atau kondisi tubuh yang tidak layak untuk diperjualbelikan maupun dikurbankan. Hewan-hewan ini bebas dari penyakit berbahaya seperti penyakit mulut dan kuku, antraks, serta penyakit menular lain yang membahayakan manusia dan hewan,” tegas Mustaqiem. Pernyataan ini memberikan ketenangan batin bagi masyarakat, mengingat risiko penularan penyakit hewan ke manusia merupakan hal yang perlu diwaspadai.

Selain melakukan pemeriksaan fisik dan kesehatan hewan, Dinas Peternakan juga aktif menggelar penyuluhan kepada para pedagang maupun masyarakat umum. Materi yang disampaikan meliputi cara memilih hewan kurban yang sehat dan layak, teknik perawatan yang tepat, hingga tata cara pemeliharaan agar kondisi hewan tetap prima hingga tiba saatnya disembelih. Upaya ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat agar tidak mudah tertipu dan dapat berperan aktif dalam menjaga kualitas hewan kurban. Lebih lanjut, Dinas Peternakan juga menyiapkan tim siaga yang siap merespons setiap laporan atau keluhan yang disampaikan warga terkait kesehatan hewan kurban di lapangan.