Kadisdik Makassar Tegaskan Komitmen Lewat Dua Agenda Simultan

Makassar, NusantaraInsight — Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Makassar Achi Soleman menunjukkan komitmen kuatnya dalam memajukan dunia pendidikan di Kota Makassar dengan menghadiri dua agenda penting dalam satu hari, yaitu rapat pengharmonisasian Ranperwali dan menjadi narasumber utama pada kegiatan Diskusi Suara Perempuan Remaja di SMK Telkom Makassar.

Pada agenda pagi, Selasa (18/5/2026) Kadisdik hadir dalam rapat teknis yang membahas peng-harmonisasian, pembulatan, dan pemantapan konsepsi Rancangan Peraturan Wali Kota (Ranperwali) Makassar di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Sulawesi Selatan. Rapat tersebut merupakan langkah strategis Pemerintah Kota untuk memastikan payung hukum yang sedang disusun memiliki dasar hukumnya kuat, selaras dengan peraturan yang lebih tinggi, serta mampu memberikan dampak positif terhadap pelayanan publik, terutama layanan pendidikan.

“Kita harus memastikan setiap regulasi yang lahir membantu memperkuat tata kelola pendidikan dan melindungi hak-hak peserta didik serta tenaga pendidik,” ujar Kadisdik dalam pertemuan tersebut. Ia menekankan pentingnya sinkronisasi norma agar pelaksanaan kebijakan di lapangan tidak bertentangan dengan peraturan provinsi dan pusat, serta memberi kepastian hukum bagi pelaksana dan penerima layanan pendidikan.

BACA JUGA:  18 Tahun KPJ Makassar, Terus Merajut Kebersamaan

Tak menunggu lama setelah rapat, Kadisdik langsung menuju SMK Telkom Makassar untuk tampil sebagai narasumber utama pada kegiatan Diskusi Suara Perempuan Remaja. Acara yang berlangsung interaktif itu dihadiri puluhan siswi remaja dan difokuskan pada penguatan peran perempuan muda serta pentingnya pendidikan sebagai kunci membuka peluang masa depan.

Di hadapan peserta, Kadisdik memaparkan beberapa pesan penting, antara lain pentingnya meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan, mengembangkan keterampilan nonkognitif seperti kepemimpinan dan karakter, serta berani mengambil peran strategis di ranah publik dan profesional. Ia juga mengajak para remaja untuk memanfaatkan kesempatan belajar, aktif dalam kegiatan positif, dan menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.

“Kita percaya perempuan muda memiliki potensi besar. Dengan pendidikan berkualitas dan pembentukan karakter yang kuat, mereka akan menjadi ujung tombak kemajuan keluarga, komunitas, dan bangsa,” kata Kadisdik saat memberi motivasi kepada para peserta.

Kegiatan diskusi yang bersifat tanya jawab memberi ruang bagi para siswi menyampaikan aspirasi dan hambatan yang mereka hadapi, mulai dari akses pendidikan hingga kian pentingnya keterampilan digital. Kadisdik menanggapi sejumlah masukan serta menjanjikan pelibatan lebih besar sekolah dan dinas dalam program pengembangan kapasitas siswa, khususnya perempuan.