Bupati Takalar Salurkan Bantuan, Kehadiran Nyata di Tengah Musibah

Bantuan

Takalar | NusantaraInsight  —  Sebagai wujud nyata kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah, Bupati Takalar, Ir. H. Firdaus Daeng Manye, M.M., secara langsung meninjau sekaligus menyerahkan bantuan kepada warga yang terdampak bencana alam angin puting beliung di Desa Sawakong, Kecamatan Galesong Selatan. Kegiatan kemanusiaan ini berlangsung di Dusun Talakalabbua pada Kamis, 14 Mei 2026, sekira pukul 11.20 hingga 11.45 WITA, dan berlangsung dengan suasana yang penuh kekeluargaan serta haru dari warga yang merasa diperhatikan.

Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Takalar ini disambut langsung oleh warga yang rumah dan tempat tinggalnya mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang beberapa waktu sebelumnya. Dalam kunjungan kerja tersebut, Bupati Daeng Manye tidak datang sendirian, melainkan didampingi oleh sejumlah pejabat daerah yang berwenang, antara lain Ketua Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Takalar, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Amran Torada, Camat Galesong Selatan Nurhidayat Abdullah, serta Kepala Satuan Intelijen dan Keamanan Polres Takalar, IPTU Andi Abdullah. Kehadiran jajaran pejabat ini menegaskan bahwa penanganan bencana menjadi perhatian utama dan dilakukan secara terkoordinasi serta menyeluruh.

BACA JUGA:  Nobar Film Cyberbullying, Kepala DP3A Sebut Alarm Untuk Perundungan Anak

Bantuan yang diserahkan oleh Pemerintah Kabupaten Takalar difokuskan sepenuhnya pada pemenuhan kebutuhan mendesak warga, terutama untuk perbaikan hunian dan kebutuhan hidup sehari-hari. Mengingat dampak utama bencana angin puting beliung ini adalah rusaknya atap dan struktur bangunan rumah warga, pemerintah menyalurkan bantuan material bangunan berupa 25 lembar seng dan 25 batang balok kayu. Bantuan ini dipilih dan disiapkan agar proses renovasi dan perbaikan tempat tinggal dapat segera dilakukan, sehingga warga tidak perlu lagi khawatir apabila turun hujan atau cuaca memburuk kembali.

Selain bantuan material untuk perbaikan rumah, Bupati juga menyerahkan paket sembako yang berisi kebutuhan pokok. Bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi para korban di masa pemulihan pascabencana, mengingat kondisi psikis dan fisik warga yang belum sepenuhnya pulih akibat peristiwa tersebut. Seluruh proses penyerahan dilakukan secara simbolis namun bermakna mendalam, di mana terlihat jelas rasa syukur dan kelegaan di wajah warga atas perhatian yang diberikan pemerintah daerah.

Dalam sambutannya di lokasi kejadian, Bupati Firdaus Daeng Manye menegaskan bahwa langkah cepat penyaluran bantuan ini adalah bentuk komitmen pemerintah daerah untuk selalu hadir dan peduli merespons setiap musibah yang menimpa masyarakatnya. Pemerintah, ujarnya, tidak boleh lambat atau berjarak ketika rakyat sedang kesusahan.