NusantaraInsight, Makassar — Seperti gunting yang memotong helai rambut sambil menyatukan jiwa, Komunitas Barber Imigran dari Afghanistan, Irak, hingga Uzbekistan hadir di Kantor Kecamatan Tamalate, Makassar, Selasa (21/4/2026).
Bersama IOM (International Organization for Migration) dan pemerintah setempat, mereka menyuguhkan cukur gratis bagi 60 lebih warga, Satgas Kebersihan, RT/RW, serta ASN.
Ini merupakan sebuah kolaborasi yang mengubah pangkas rambut biasa menjadi pesta persaudaraan lintas benua.
Kegiatan ini digelar sebagai bentuk pemberdayaan keterampilan imigran, sekaligus layanan sosial rutin yang diadakan setiap dua bulan sekali.
Sekretaris Kecamatan Tamalate, Saddam Musma, menjelaskan antusiasme masyarakat yang membludak.
“Kegiatan ini bertujuan memberikan layanan pangkas rambut cuma-cuma bagi warga, Satgas Kebersihan, RT/RW, dan pegawai kecamatan. Dan ini merupakan kegiatan rutin yang diadakan oleh Pemerintah Kecamatan Tamalate bersama IOM,” ungkap Saddam kepada media ini.
Lebih lanjut, Saddam menyoroti daya tarik unik acara tersebut. “Hal ini selain dilaksanakan secara gratis juga mendapatkan sensasi dicukur oleh saudara imigran yang berasal dari berbagai negara seperti Afghanistan, Irak, Uzbekistan, dan beberapa negara lainnya,” tambahnya.
Pesta gunting rambut rasa persaudaraan ini tak hanya merapikan penampilan, tapi juga merajut ikatan antarwarga Makassar dengan para pengungsi yang kini berbagi skill mereka.
Kegiatan serupa diharapkan terus bergulir, memperkaya harmoni sosial di tengah hiruk-pikuk kota pelabuhan.













