Universitas Nusantara Harapan Siapkan 10 Prodi, ini dia ?

NusantaraInsight, Makassar – Universitas Nusantara Harapan (UNH), yang berlokasi di Jl. HM. Yasin Limpo No. 42, Romangpolong, Somba Opu, Gowa, tengah menunggu izin alih kelola dan perubahan nama kampus yang sedang dalam proses pengurusan di Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekbrin).

Pergantian pengelola kampus ini dari Universitas Teknologi Sulawesi Utara (UTSU) ke Universitas Nusantara Harapan diperkirakan akan segera selesai, sehingga kampus tersebut dapat mulai beroperasi dengan nama dan pengelola yang baru.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Yayasan Pendidikan Pesantren Modern Cendekia Puruhita Ma’had Manailil Ulum Guppi Samata, Drs Kadir Halid, pada media di Kopi Daeng Sija Mappala Makassar, Jumat (3/4/2026).

Kadir Halid menjelaskan, proses pengurusan izin alih kelola dan perubahan nama kampus saat ini masih berjalan di Kemenristekbrin dan berharap agar segala urusan tersebut segera dipermudah, agar pada tahun 2026 UNH dapat menerima mahasiswa baru. Pada tahap awal, kampus ini akan membuka 10 program studi unggulan yang mencakup:

S1 Ekonomi Pembangunan
S1 Ilmu Administrasi Negara
S1 Ilmu Komunikasi
S1 Ilmu Manajemen
S1 Perencanaan Wilayah dan Kota
S1 Teknik Elektro
S1 Teknik Industri
S1 Teknik Lingkungan
S1 Teknik Sipil
S1 Teknologi Hasil Pertanian

BACA JUGA:  Prof. Dr. Umar Congge: UMSI Berkolaborasi Internasional dengan Universitas Muhammadiyah Malaysia Menuju Kampus Global

Selain itu, Kadir Halid menambahkan bahwa pembangunan sarana dan prasarana kampus yang berlokasi di Samata Gowa kini sedang dalam tahap penyelesaian. Kampus tersebut akan berdiri di atas lahan seluas 14,4 hektar, yang telah dipersiapkan dengan berbagai fasilitas pendidikan yang mendukung.

“Beberapa bulan lalu, kami juga telah merekrut puluhan dosen untuk 10 program studi yang akan segera dikelola,” ujar Kadir Halid. Ia juga menegaskan bahwa jika izin sudah diterbitkan, pihak kampus akan membuka program studi lain yang menjadi tuntutan masyarakat, seperti program studi Teknik Informatika, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, serta merintis pembukaan program magister.

Lebih jauh, Kadir Halid juga menceritakan sejarah singkat Pesantren Guppi yang menjadi cikal bakal pendirian kampus ini.

Pesantren yang didirikan pada tahun 1972 ini awalnya memperoleh bantuan dari Presiden Suharto sebesar Rp 50 juta untuk pembangunan sarana pendidikan. Saat ini, Pesantren Guppi telah mengelola pendidikan mulai dari tingkat RA, MI, MTS, SMA, SMP, hingga MA.

Berbagai persiapan yang telah dilakukan, UNH siap memberikan kontribusi signifikan terhadap dunia pendidikan tinggi di kawasan Gowa dan Makassar, dengan program studi yang relevan dan fasilitas yang memadai.