NusantaraInsight, Makassar — Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Amkop Makassar menjadi tuan rumah kegiatan bimbingan teknis (bimtek) pengelolaan jurnal ilmiah yang diselenggarakan oleh LLDikti Wilayah IX, pada 1–2 April 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Mini Bata Ilya kampus STIE Amkop tersebut diikuti sekitar 75 peserta dari berbagai perguruan tinggi swasta di lingkup LLDikti IX.
Bimtek ini difokuskan pada penguatan tata kelola jurnal ilmiah yang profesional, transparan, dan berkelanjutan, guna meningkatkan kualitas publikasi akademik di lingkungan perguruan tinggi.
Ketua STIE AMKOP Makassar, Dr. Gunawan, SE, M.Si, dalam sambutannya menegaskan bahwa pengelolaan jurnal ilmiah bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan menjadi fondasi penting dalam membangun reputasi akademik institusi.
“Jurnal ilmiah adalah wajah intelektual kampus. Di sanalah gagasan, riset, dan kontribusi akademik diuji sekaligus disebarluaskan kepada publik,” ujarnya.
Menurutnya, pengelolaan jurnal yang baik akan memastikan hasil penelitian dosen tidak hanya menjadi arsip, tetapi juga dapat diakses serta dimanfaatkan oleh masyarakat luas, termasuk sektor industri.
Selain itu, jurnal yang dikelola secara profesional dinilai mampu meningkatkan visibilitas dan akreditasi perguruan tinggi, sekaligus mendorong kualitas riset dosen melalui mekanisme penelaahan sejawat (peer-review) yang ketat.
Sementara itu, Kepala LLDikti Wilayah IX, Andi Lukman, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya standarisasi serta peningkatan mutu publikasi ilmiah di lingkungan perguruan tinggi.
Menurutnya, penguatan kapasitas pengelola jurnal menjadi salah satu kunci dalam mendorong daya saing perguruan tinggi, baik di tingkat nasional maupun global.












