Dari Secangkir Kopi ke Pintu Kolaborasi

Catatan Ringan; Heny Suhaeny (Owner Shean Beauty and Glow)

NusantaraInsight, Makassar — Ada satu momen sederhana yang sering kita lupakan yakni secangkir kopi. Siapa sangka, dari satu sloki kopi asli, lahirlah obrolan yang berharga—bukan sekadar ngobrol ringan, tapi percikan ide yang bisa menjadi jalan kolaborasi besar.

Hari ini, saya duduk bersama sosok-sosok luar biasa:
H. Jusman, pengusaha Makassar yang sarat pengalaman.
Pak Awing, Pimpinan Redaksi Bugis Pos, yang jeli melihat setiap peristiwa dari kacamata media.
Pak Maman, Founder K-Apel, yang penuh semangat dalam gerakan sosial.

Dan di antara mereka—saya, satu-satunya perempuan di meja itu.
Bukan untuk bersaing, tapi untuk menyelaraskan suara.

Obrolan tentang bisnis perlahan mengalir ke arah kolaborasi sosial. Sejumlah ide dan agenda untuk kemaslahatan mengemuka pada obroran tersebut.

Satu sloki kopi hasil sulingan selama 10 jam oleh H.Jusman menjadi pewangi dahaga obrolan kita. Kolaborasi pemberdayaan masyarakat hingga pembangunan peradaban yang dimulai tonggaknya dengan pembangunan masjid, turut menambah gurih obrolan segurih kue coklat teman minum kopi.

BACA JUGA:  Seandainya Lakkang Jadi Laboratorium Wisata Berkelanjutan (2)

Ternyata, dunia usaha tidak hanya soal cuan, tapi juga bagaimana kita bisa memberi manfaat lebih luas untuk masyarakat. Tas branded, jam tangan mewah hingga gaun indah yang menjadi impian kaum hawa, bukan lagi menjadi sasaran utama cuan bisnis yang ku geluti. Namun terbersit rasa malu di hati jika jemari ini, tak bisa bermanfaat bagi orang lain.

Saya percaya, bisnis tanpa kebermanfaatan sosial hanya akan terasa hampa. Dan di momen itulah saya semakin yakin, bahwa kolaborasi adalah kunci bertumbuh bersama.

Saya yakin jika kita hanya sendiri, kita hanyalah setetes; tapi, bersama-sama kita adalah lautan.

Kadang kita hanya butuh keberanian untuk duduk di meja yang tepat, menaruh secangkir kopi, dan membuka hati serta pikiran.
Dari situ, masa depan baru bisa terjalin, karena kompetisi hanya membuat kita lebih cepat, tapi kolaborasi akan membuat kita lebih baik.