NusantaraInsight, Jeneponto — Membesarkan perguruan tinggi di daerah bukanlah perkara yang mudah. Kampus Institut Turatea Indonesia (INTI) Jeneponto telah menapaki Butta Turatea selama 40 tahun, tepatnya sejak Juli 1985. Mengarungi suka dan duka, kini Kampus terbesar di Selatan Sulsel ini makin menampakkan kemajuan dan banyak terobosan.
Berubah status dari Sekolah Tinggi menjadi institut pada Maret 2022, kampus kebanggaan masyarakat Jeneponto ini berakreditasi sangat memuaskan sejak tahun 2024. Ribuan alumni tersebar dan terserap positif di dunia kerja khususnya di Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat bahkan hingga ke Batam serta daerah lain di Indonesia. Kampus INTI sadar, sebagai institusi pendidikan perannya sangat penting untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan menggenjot perekonomian, baik skala daerah maupun nasional.
Berkenaan hal tersebut, menghadapi dinamika perubahan di pergantian tahun, Himpunan Program Studi Pendidikan (Himaprodi) Matematika Institut Turatea Indonesia (INTI) Jeneponto melaksanakan pelantikan pengurus periode 2025-2026 di Aula kampus Institut Turatea Indonesia (INTI) Jeneponto pada 27 Januari 2024, pukul 10.00 Wita. Dihadiri langsung Rektor INTI Prof. Dr. H. Maksud Hakim, SP.d., SE., M.M, beserta unsur Pimpinan Kampus INTI, termasuk Wakil Rektor I dan Dekan Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan.
“Saya menyambut dan mengucapkan selamat kepada pengurus Himaprodi Matematika yang baru. Pelantikan ini merupakan momentum penting dalam pengembangan kualitas dan kapasitas mahasiswa di Prodi Matematika,” ungkap Rektor INTI memberi sambutan.
“Sebagai bagian dari ekosistem akademik, Himaprodi Matematika memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan mahasiswa. Olehnya itu, pengurus Himaprodi Matematika yang baru harus siap menghadapi tantangan,” kunci Rektor semangat. []













