Lagi dan Lagi, Kudam XIV Hasanuddin Lakukan Pemusnahan Arsip, Dr Basri: Artinya Lembaga ini Sehat

Pemusnahan Arsip Kudam XIV Hasanuddin
Kepala Kudam XIV Hasanuddin Kol. Asep Supendi dan Kepala Bidang Kearsipan Dr H Basri, S.Pd.,M.Pd

NusantaraInsight, Makassar — Keuangan Kodam atau Kudam XIV Hasanuddin melakukan pemusnahan arsip dinamis inaktif untuk Pertanggungjawaban Keuangan (Wabku) tahun 2012 di Lapangan Makudam XIV/Hsn jalan Cendrawasih Makassar, Kamis (4/7/2024).

Dalam arahannya sebelum melakukan pemusnahan arsip, Kepala Kudam XIV Hasanuddin Kolonel Asep Supendi menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Sulawesi Selatan atas kesediaannya untuk melakukan pemusnahan arsip untuk pertanggungjawaban keuangan.

 

Dalam arahannya, Kolonel Asep Supendi menyampaikan bahwa untuk pemusnahan arsip pertanggungjawaban keuangan (Wabku) untuk tahun anggaran 2012, sebanyak 23.490 arsip yang akan dimusnahkan.

Ia juga menyampaikan bahwa akan terus membangun sinergitas kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulawesi Selatan untuk bagaimana membina penataan arsip di Kudam XIV Hasanuddin.

Sementara itu, Kepala Bidang Kearsipan DPK Sulsel Dr H Basri, S.Pd.,M.Pd menyampaikan bahwa salah satu indikator bahwa lembaga itu sehat adalah jika lembaga tersebut rutin melakukan pemusnahan arsip.

“Dan dapat saya katakan bahwa Keuangan Kodam (Kudam) ini adalah lembaga vertikal yang sangat sehat, karena rutin melakukan pemusnahan arsip,” ujarnya.

BACA JUGA:  Kepala BBPMP Sulsel Berkunjung ke Sekolah Kolong di Maros, Bawa Pulang Kado Kisah Inspiratif

Dr Basri yang juga Ketua Asosiasi Arsiparis Indonesia (AAI) Sulsel ini juga menyampaikan apresiasinya terhadap Kudam XIV Hasanuddin karena setiap tahunnya melakukan pemusnahan arsip.

“Ini menjadi pembuktian dan keseriusan bagi organisasi untuk menciptakan akuntabilitas guna mewujudkan organisasi yang bersih, sehat, prosedural dan efektif,” terangnya.

“Sebagaimana kita ketahui, bahwa definisi arsip berdasarkan Undang-undang nomor 43 tahun 2009 tentang Kearsipan adalah hal-hal yang berkenaan dengan arsip. Arsip secara esensial lahir dari transaksi administrasi. Tertib arsip akan berbanding lurus dengan transaksi administrasi. Sehatnya suatu organisasi apabila pengelolaan arsip telah bermuara pada penyusutan arsip dan pemusnahan hari ini membuktikan bahwa Kudam XIV Hasanuddin selaku pencipta arsip telah melaksanakan pengelolaan kearsipan secara benar, cermat, kredibel, efektif, efisien dan andal,” urai Dr Basri.

“Bahwa berdasarkan Peraturan Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) nomor 37 tahun 2016 tentang pedoman penyusutan arsip, dan telah dinilai oleh tim penilai dan dinyatakan tidak bernilai guna serta mendapatkan persetujuan untuk dimusnahkan,” lanjutnya.

BACA JUGA:  Keterlaluan, Israel Serang Rumah Sakit Indonesia di Gaza dengan 11 Roket

Dr Basri juga menyinggung bahwa kedepannya berdasarkan Peraturan Presiden nomor 95 tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) maka paradigma kearsipan yang tadinya manual menjadi digitalisasi.

“Untuk penerapan SPBE ini, ada aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi atau Srikandi yang mana semua sistem persuratan di seluruh instansi maupun antar instansi dan lembaga memakai sistem digital. Apa lagi di Kudam XIV Hasanuddin adalah satu instansi vital yang mengelola keuangan Komando Daerah Miliar (Kodam) XIV Hasanuddin yang meliputi Sulsel, Sulbar dan Sultra, yang mana ini membutuhkan waktu dan jarak yang cukup jauh untuk pengiriman berkas atau arsip,” tambahnya.

“Untuk itu, sangat perlu kiranya kita menerapkan digitalisasi arsip ini,” pungkasnya.

Pemusnahan arsip dinamis inaktif untuk pertanggungjawaban keuangan Kudam XIV Hasanuddin ini turut disaksikan oleh Irdam XIV Hasanuddin Letkol Fasda Wina dan Kepala Komando Hukum Kodam (Kumdam) XIV Hasanuddin Kolonel Chk Bahrun Taslim, S.H.

Turut hadir, para Waka Kudam XIV Hasanuddin, para perwira, Bintara, tamtama dan ASN Kudam XIV Hasanuddin serta para pejabat Lembaga Kearsipan Daerah Sulawesi Selatan (LKD) seperti Irzal Natsir, SE.,M.Si dan Malluluang, S.Sos.