Komunikasi Sosial Jadi Senjata Utama Serma Abd Salam Jaga Kamtibmas Desa Timbuseng Gowa

Meski demikian, Abd Salam tidak memandang pohon lontar semata sebagai sumber bahan baku ballo. Menurutnya, tanaman tersebut justru memiliki potensi ekonomi yang besar apabila diolah secara produktif.

Ia mendorong masyarakat untuk mengembangkan hasil sadapan lontar menjadi gula merah maupun tuak manis yang bernilai jual lebih tinggi dan tidak menimbulkan dampak sosial negatif.

“Kalau diolah dengan baik, hasilnya bisa menjadi sumber penghasilan masyarakat tanpa menimbulkan dampak sosial yang negatif,” katanya.

Kedekatan Abd Salam dengan masyarakat membuat dirinya kerap diundang dalam berbagai kegiatan warga. Bahkan, tidak sedikit masyarakat yang langsung menghubunginya ketika menghadapi persoalan di lingkungan sekitar.

Bagi Abd Salam, seorang Babinsa tidak boleh membatasi diri hanya pada jam kerja formal.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat dibangun melalui kehadiran, kepedulian, dan keteladanan yang dilakukan secara konsisten.

Kini, Abd Salam mulai menghitung masa pengabdiannya sebagai prajurit TNI. Suami Rahmawati yang tinggal di BTN Bumi Batara Mawang Permai, Kelurahan Biringloe, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa itu dijadwalkan memasuki masa purnatugas pada Agustus 2027.

BACA JUGA:  Jabat Dirkum Bakamla RI, Putra Simalungun Pecah Bintang

Ayah dua putri tersebut mengaku tidak memiliki target besar menjelang masa pensiun. Ia hanya ingin menuntaskan amanah yang diberikan negara dengan sebaik-baiknya.

“Saya ingin tetap menjalankan tugas dengan baik sampai masa pensiun tiba. Yang terpenting adalah tetap bisa bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Baginya, jabatan dan pangkat suatu saat akan berakhir. Namun pengabdian yang dilakukan dengan ketulusan akan selalu hidup dalam ingatan masyarakat yang pernah merasakan manfaat kehadirannya.