Kelima pemain itu, mulai Emil Audero yang sejatinya sudah sempat didekati PSSI. Namun, kiper yang bermain untuk Como 1907 di Liga Italia 2024-2026 tersebut menolak mentah-mentah ajakan PSSI untuk dinaturalisasi. Pasalnya, Emil Audero masih berusaha menembus skuad Timnas Italia. Kini, nyatanya Emil Audero belum berhasil mencapai target itu.
“Emil yang masih kesulitan menembus skuad Timnas Italia mungkin saja mulai tertarik memperkuat Timnas Indonesia,” tulis Okezone.com.
Pemain kedua, Pascal Struijk yang diharapkan akan menambah kekuatan di lini pertahanan Timnas Indonesia. Sejauh ini, memang PSSI lebih banyak menaturalisasi pemain belakang. Sejauh ini sudah cukup banyak pemain keturunan yang bermain sebagai bek tengah, namun kehadiran Struijk tetap dinantikan. Saat ini pemain keturunan Belanda-Indonesia itu bermain di Leeds United.
Ketiga, Million Manhoef pun dikabarkan memiliki garis keturunan Indonesia dari sang kakek di pihak ibunya yang berasal dari Surabaya, Jawa Timur. Winger berusia 23 tahun itu pun diketahui tengah bermain di Championship 2024-2025 bersama Stoke City. Sayangnya, Manhoef sudah beberapa kali membela Timnas Belanda U-21. Hal itu jelas membuat proses naturalisasi Manhoef akan sedikit sulit.
Keempat, Ryan Flamingo, kini bermain untuk PSV Eindhoven. Bek tengah berusia 22 tahun itu baru didatangkan dari FC Utrecht pada musim panas 2024 lalu. Pemain ini sejatinya beberapa kali memberi kode dengan memasang bendera Indonesia, tanda sang pemain punya darah keturunan Tanah Air. Flamingo diketahui punya keturunan Jawa dari buyutnya yang berasal dari Suriname. Namun, Flamingo mesti menunggu 2-5 tahun untuk dinaturalisasi lantaran pernah membela Timnas Belanda U-21.
Pemain terakhir, Jayden Oosterwolde, Seperti pemain-pemain lainnya, dia pun berdarah Indonesia-Belanda, Jayden Oosterwolde sempat masuk radar Shin Tae-yong. Akan tetapi, pemain Fenerbahce itu menolak ajakan bergabung Timnas Indonesia. Bek kiri berumur 23 tahun itu ingin mengejar mimpinnya, yaitu main untuk Timnas Belanda.
“Indonesia dan Suriname telah menghubungi saya. Suatu waktu, saya menerima berbagai pesan Instagram dari Indonesia, salah satunya ternyata asisten pelatih tim nasional,” ujar Jayden Oosterwolde, dikutip dari media Belanda, ELF Voetbol yang ditulis “Okezone.com”..
“Melalui agen, saya sudah mengatakan saat ini saya fokus untuk membela Timnas Belanda. Indonesia dan Suriname belum masuk pertimbangan saya. Saya selalu bermimpi untuk Timnas Belanda dan saya sedang mengejarnya,” tambah Oosterwolde.
Kendati demikian, sampai saat ini Jayden belum juga dipanggil untuk memperkuat Timnas Belanda, bahkan untuk tim kelompok umur. Melihat situasi itu, memilih Timnas Indonesia bisa menjadi opsi terbaik yang dimiliki Jayden jika ingin bermain di Piala Dunia.
Media Belanda ad.nl. Sebagaimana diberitakan Republika.co.id., Kluivert juga akan menjadi magnet bagi pemain Belanda agar mau dinaturalisasi. Dalam artikelnya yang terbit Senin (6/1/2024) berjudul, ‘Welbespraakte Patrick Kluivert moet magneet zijn voor nieuwe jongens richting WK-primeur Indonesië’ ditulis bahwa Kluivert akan membantu mempertajam lini depan timnas.
“Kluivert harus membantu tim Indonesia untuk lebih banyak menyerang lagi, mencetak gol lebih banyak,” tulis media tersebut.
Kemudian, ad.nl menulis PSSI tampaknya melihat Kluivert sebagai duta besar yang menjadi magnet untuk pemain Belanda yang merumput di sana untuk mau pindah kewarganegaraan. Paling tidak ada dua pemain berkualitas yang sepertinya ‘dijanjikan’ untuk membela timnas bilamana Kluivert menjadi pelatih timnas.












