Sport  

Ferran Torres Antar Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Messi Menangis 

New York, NusantaraInsight — Pemain nomor 7, Ferran Torres berhasil mengantar Spanyol meraih juara Piala Dunia 2026 dengan gol semata mayangnya yang mengalahkan Argentina 1-0 di Stadion New York, New Jersey, Senin (20/7/2026) dinihari.

Saat usai penyerahan medali perak yang dilakukan Gianni Infantino bersama Presiden AS Donald Trump, tampak Lionel Messi meneteskan air mata. Dia tampak menangis karena mengingat pada tahun 2016 juga pernah mengalami nasib yang sama, ketika Argentina kalah pada Piala Copa Amerika.

Suasana yang berlawanan tampak pada para pemain Spanyol yang merayakan kemenangan dengan gegap gembira setelah menunggu selama 16 tahun untuk meraih gelar juara. Argentina gagal menciptakan “brace” Piala Dunia, setelah menjadi juara pada tahun 2022 di Qatar.

Keunggulan Spanyol meraih juara setelah F.Torres memanfaatkan bola umpan tandukan N.William pada menit ke-106, berhasil menggetarkan jala E.Martinez dengan tendangan kaki kiri keras ke jala E.Martinze. Keberhasilan Spanyol ini, mengulang prestasinya pada tahun 2010 saat mengalahkan Belanda di final ketika Piala Dunia dilaksanakan di Afrika Selatan.

BACA JUGA:  Turki Bekuk Gerogia 3-1, Portugal-Ceko 2-1

Memanfaatkan keunggulan pemain, setelah E.Fernandez terkena akumulasi kartu karena melanggar pemain Spanyol P.Cubarsi pada menit ke-90+4 dan akhirnya diusir keluar lapangan, Spanyol praktis menguasai jalannya pertandingan. Anak asuhan De La Fuente ini berhasil mengurung daerah pertahanan Argentina.

Bermain dengan 10 pemain, Argentina kesulitan menghadapi gempuran pemain Spanyol yang melancarkan serangan secara bergelombang. Messi yang dikenal lihai menusuk daerah pertahanan lawan, menghadapi Spanyol tidak dapat berbuat banyak menghadapi benteng pertahanan Spanyol yang ketat dan kuat.

Pada babak pertama, pertandingan berjalan lamban. Argentina yang biasanya melakukan serangan pada menit-menit terakhir 45 menit pertama, ternyata menyimpan tenaga untuk bermain total pada babak kedua. Namun sial, justru pada akhir babak kedua, Argentina malah terkena petaka karena harus bermain dengan 10 pemain setelah Fernandes terkena kartu merah .

Sepanjang babak kedua, Spanyol praktis menguasai jalannya pertandingan. Tercatat dua gol Spanyol yang dianulir wasit asal Slovenia Slavko Vincic, yakni Nico Williams pemain pengganti dan Torres.

Penampilan Argentina tidak seperti biasanya karena Spanyol sudah membaca pola permainannya. Beruntung penampilan gemilang E.Martinez yang mengawal jala Argentina banyak menyelamatkan gawangnya dari hujan gol. Termasuk satu tendangan bebas di luar kotak penalti yang diambil Lamine Yamal berhasil ditepisnya. Keberhasilan Spanyol meraih Piala Dunia ini mengantar pemain berusia 19 tahun pertama tampil bersama Spanyol meraih kampiun sepak bola dunia.

BACA JUGA:  Sultan Faeyza Ajwad, Pesilat Cilik Maccis Peraih Medali Emas Pada Kejuaraan Kapoposang Cup 1 

Wasit Slavko Vincic selain menggantar E.Fernandes dengan kartu merah, juga memberikan kartu kuning kepada L.Martinez, Laotaro Parades, A.Mac Alister, C.Romero. Para pemain Spanyol malah tampil bersih karena tidak satu pun yang memperoleh kartu kuning.

Dengan berakhirnya pesta Piala Dunia ini, maka pencetak gol terbanyak masih dipegang Kylian Mbappe dengan 10 gol, mengalahkan Lionel Messi yang mencetak 8 gol dengan 4 assist.

Pau Cubarsi (Spanyol) terpilih sebagai pemain termuda (lahir 22 Januari 2007) yang memperkuat Piala Dunia, kiper Spanyol Unai Simon sebagai kiper terbaik,

Presiden AS, Donald Trump didampingi Presiden FIFA Gianni Infantino menyerahkan medali emas kepada. Donald Trump kemudian menyerahkan Trofi Emas Juara Dunia kepada Kapten Tim Spanyoi Rodrigo Hernandez.

Susunan pemain: