Sekretaris Desa Laikang, Sahar, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian dan kerja keras para mahasiswa Unhas. Menurutnya, terobosan ini memberikan wawasan baru sekaligus membuka peluang usaha berbasis lingkungan bagi warga pesisir.
“Terima kasih mendalam kami haturkan kepada adik-adik mahasiswa Unhas atas transfer ilmu yang sangat berharga ini. Produk beserta buku panduannya akan langsung kami pelajari dan uji coba bersama jajaran staf kantor desa. Kami berharap inovasi ini dapat terus dikembangkan agar manfaatnya makin meluas,” tegas Sahar.
Kehadiran Tim Sargacycle Unhas menjadi bukti nyata bahwa limbah pesisir yang tadinya dipandang sebelah mata dapat diubah menjadi produk fungsional bernilai guna. Langkah ini tidak hanya menekan volume sampah organik di wilayah pesisir, tetapi juga menanamkan konsep ekonomi sirkular berbasis potensi lokal demi menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
Momen penyerahan hasil pengabdian yang telah berlangsung pada Selasa (26/7/2026) lalu tersebut menjadi pungkasan manis dari jejak langkah Tim Sargacycle di Desa Laikang. Besar harapan agar benih inovasi ini terus tumbuh, direplikasi, dan menjelma sebagai motor pemberdayaan menuju kawasan pesisir yang lebih bersih, mandiri, dan produktif. (*)


br
br
br






br
br






br