Setiap pelanggaran terhadap ketentuan panitia akan mendapat pengurangan poin dari dewan juri.
Dalam rapat tersebut juga ditegaskan urutan penampilan defile 24 kabupaten/kota peserta Porsenijar PGRI Sulsel 2026.
Kabupaten Takalar menjadi kontingen pertama yang tampil dalam defile, disusul Kabupaten Maros, Barru, Soppeng, Enrekang, Kota Parepare, Kabupaten Gowa, Selayar, Wajo, Luwu, Bulukumba, dan Pinrang.
Urutan berikutnya adalah Kota Palopo, Kabupaten Bantaeng, Sinjai, Toraja Utara, Luwu Utara, Bone, Jeneponto, Pangkep, Luwu Timur, Kota Makassar, Tana Toraja, dan Kabupaten Sidrap sebagai tuan rumah tampil pada urutan terakhir.
Adapun mata lomba yang akan dipertandingkan dan diperlombakan pada Porsenijar PGRI Sulsel 2026 meliputi tenis lapangan, tenis meja, bola voli putra, bola voli putri, futsal 1, futsal 2, sepak takraw, petanque, bulu tangkis, catur, dan pickleball.
Selain cabang olahraga, Porsenijar PGRI Sulsel 2026 juga akan memperlombakan cabang seni dan pembelajaran.
Cabang tersebut meliputi paduan suara, vokal grup, nyanyi solo, melukis, tari kreasi, tari tunggal, ikrar guru, mendongeng, stand up comedy, MTQ, serta pembelajaran.
Panitia berharap seluruh kontingen dari 24 kabupaten/kota dapat mengikuti technical meeting sesuai jadwal agar pelaksanaan lomba berjalan tertib, lancar, dan sesuai ketentuan yang telah disepakati.
Panitia juga berharap seluruh kontingen memperhatikan seluruh ketentuan penilaian defile agar pelaksanaan pembukaan berjalan tertib, meriah, edukatif, dan mencerminkan martabat guru.
Untuk penjelasan lebih lanjut hubungi panitia Porsenijar Provinsi Sulawesi Selatan. (**)
KRITERIA PENILAIAN DEFILE
PORSENIJAR PGRI PROVINSI SULAWESI SELATAN DI SIDRAP TAHUN 2026
1. Jumlah peserta & kekompakan barisan :
1).Banyaknya peserta mengikuti acara
pembukaan dan defile,
2). Peserta konsisten jumlahnya mengikuti defile dalam
perjalanan,
3). Peserta konsisten jumlahnya sampai di finish.
2. Keseragaman & kerapian pakaian :
1).Kostum seragam sesuai jumlah peserta,
2).Peserta rapi cara berpakaian, 3).Menampakkan wibawa dan etika guru,
4).Seragam mengikuti komando pimpinan barisan.
3. Kedisiplinan, semangat & ekspresi barisan:
1).Tidak ada peserta meninggalkan
barisan acara pembukaan,
2).Tidak ada peserta keluar dari barisan selama dalam perjalanan defile,
3).Tidak ada peserta membuat kegaduhan,
4).Peserta memperlihatkan semangat yang tinggi,
5).Ketepatan waktu.
4. Kreatifitas bertema pendidikan:
1).Sinopsis menyemangati peserta upacara,
2).Yel yel memiliki pesan pendidikan, 3).Pakaian adat/tari adat yang sopan,
4).Tulisan spanduk berisi pesan yang mengedukasi,
5).Menampakan kearifan lokal.
Catatan :
1. Tidak diperbolehkan ada tarian/kegiatan dan sejenisnya berhenti di depan panggung
kehormatan, apabila ada maka penampilannya dimulai pada saat disebut/diundang
nama kontingennya dan berakhir setelah disebut/diundang peserta berikutnya.
2. Tidak diperbolehkan membawa cinderamata dan sejenisnya kepada tamu kehormatan.
3. 4. Acara pembukaan porsenijar pgri merupakan bagian dari penilaian defile
Naskah sinopsis merupakan profil kontingen tidak boleh bernuansa politik dan sara, pembacaan naskah sinopsis durasi waktu maksimal 3 (tiga) menit dan dibacakan masing masing-masing kontingen (format disiapkan panitia)
5. Setiap pelanggaran yang diatur panitia, dewan juri melakukan pengurangan point.
URUTAN PENAMPILAN DEFILE PORSENIJAR PGRI PROVINSI SULAWESI SELATAN DI SIDRAP TAHUN 2026
1. Kab. Takalar
2. Kab. Maros
3. Kab. Barru
4. Kab. Soppeng
5. Kab. Enrekang
6. Kota Pare-Pare
7. Kab. Gowa
8. Kab. Selayar
9. Kab. Wajo
10. Kab. Luwu
11. Kab. Bulukumba
12. Kab. Pinrang
13. Kota Palopo
14. Kab. Bantaeng
15. Kab. Sinjai
16. Kab. Toraja Utara
17. Kab. Luwu Utara
18. Kab. Bone
19. Kab. Jeneponto
20. Kab. Pangkep
21. Kab. Luwu Timur
22. Kota Makassar
23. Kab. Tana Toraja
24. Kab. Sidrap












