NusantaraInsight, Makassar — Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) sekaligus Bunda PAUD Kota Makassar, Melinda Aksa, menyatakan kesiapannya menjadi pembina Perempuan PGRI Kota Makassar untuk sinergikan program pemberdayaan perempuan guru.
Pernyataan itu disampaikan saat audiensi dengan rombongan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Makassar, Senin (11/5/2026).
Audiensi dipimpin langsung Ketua PGRI Kota Makassar, Dr. Pantja Nur Wahidin, bertujuan menyamakan visi program Perempuan PGRI di tiga bidang utama: pengembangan kompetensi guru perempuan, sosial kemasyarakatan, serta kerjasama dan pengembangan usaha.
“Kami menyampaikan program-program strategis Perempuan PGRI agar bisa disinergikan dengan PKK dan PAUD, demi kolaborasi anggota Perempuan PGRI Makassar,” ujar Pantja usai audiensi.
Menurut Pantja, Melinda Aksa antusias merespons ajakan tersebut. “Ibu Melinda menyatakan kesediaannya sebagai pembina dan siap kolaborasi program PKK seperti posyandu serta Bunda PAUD dengan kegiatan Perempuan PGRI, termasuk pelatihan wirausaha bagi guru perempuan,” tambahnya.
Sinergi ini, lanjutnya, sejalan dengan UU No. 14/2005 tentang Guru dan Dosen yang menekankan pemberdayaan profesi pendidik.
Hadir dalam audiensi, Sekretaris PGRI Makassar Dr. Abd. Azis Karim, Wakil Sekretaris Fahmawati S.Pd., M.Pd., Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan Dra. Andi Tuang, serta Ketua IGTKI Makassar Zusanna S.Pd., M.Pd.
Kolaborasi ini diharapkan lahirkan program konkret yang bersinergi antara PGRI dan TP. PKK Kota Makassar.













