Sisi Lain Layar Gawai: Membedah Kuasa Kapitalisme Digital

Sebagai sebuah karya kompilasi, buku yang diedit oleh Dr. Chuduriah Sahabuddin dan Dr. Rudi Hardi ini berhasil mempertahankan konsistensi mutu akademis di setiap babnya. Latar belakang penulis yang beragam justru memperkaya diskursus, membuat buku ini kaya akan perspektif teoretis yang beragam namun tetap inklusif.

Secara keseluruhan, Sosiologi Kontemporer bukan sekadar bacaan wajib bagi mahasiswa atau peneliti ilmu sosial.

Buku ini adalah cermin bagi siapa saja warga negara, praktisi, maupun pembuat kebijakan yang ingin memahami mengapa masyarakat kita hari ini bergerak dengan cara yang demikian rumit.

Buku ini berhasil mengingatkan kita: di tengah gempuran teknologi dan globalisasi yang impersonal, kemanusiaan yang inklusif harus tetap menjadi jangkar utama kita.***

BACA JUGA:  Mahasiswa KKNT Unhas Serahkan Website Desa Marannu Maros, ini Tujuannya