Makassar, NusantaraInsight — Di tengah meningkatnya tuntutan mutu publikasi ilmiah nasional, Pengurus Daerah Relawan Jurnal Indonesia (RJI) Sulawesi Selatan kembali menunjukkan kontribusinya dalam meningkatkan kapasitas pengelola jurnal ilmiah melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Tata Kelola Open Journal Systems (OJS) dan Indeksasi Jurnal Ilmiah. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 8–9 Juli 2026, di Aula Hotel W Three, Jalan Lagaligo, Makassar, ini menjadi ruang belajar berbagi pengalaman, sekaligus memperkuat jejaring pengelola jurnal dari berbagai perguruan tinggi di Sulawesi Selatan.
Sebanyak 123 peserta yang terdiri atas dosen, editor, dan staf pengelola jurnal ilmiah mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias. Mereka berasal dari sekitar 35 perguruan tinggi negeri dan swasta, di antaranya Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Makassar, Universitas Muslim Indonesia, UIN Alauddin Makassar, IAIN Parepare, Universitas Bosowa, IAIM Sinjai, Universitas Islam Makassar, Universitas Dipa Makassar, IAIN Bone, Universitas Muhammadiyah Bone, Universitas Muhammadiyah Palopo, Universitas Pejuang RI, Universitas Atma Jaya Makassar, STAI DDI Parepare, Institut Teknologi BJ Habibie, UIN Palopo, serta berbagai perguruan tinggi lainnya di Sulawesi Selatan.
Memeriahkan HUT RJI yang ke_10, aAtmosfer pelatihan terasa berbeda karena seluruh materi disampaikan oleh para praktisi yang telah berpengalaman mengelola jurnal bereputasi nasional maupun internasional. Mereka tidak hanya menyampaikan teori, tetapi juga membagikan pengalaman nyata menghadapi tantangan pengelolaan jurnal hingga berhasil mencapai indeksasi bereputasi.
Ketiga narasumber yang tampil adalah Dr. Ir. Akbar Iskandar, S.Pd., M.Pd., M.Kom., Ketua RJI Sulawesi Selatan; Dr. Aan Aswari, S.H., M.H., Pengurus RJI Sulawesi Selatan sekaligus pengelola jurnal yang telah terindeks Scopus; serta Rizal Bakri, S.Si., M.Si., dosen Statistika Universitas Negeri Makassar yang juga berpengalaman mengelola jurnal terakreditasi SINTA dan terindeks Scopus.
Dalam sambutannya, Ketua RJI Sulawesi Selatan, Dr. Ir. Akbar Iskandar, menyampaikan bahwa bimtek ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan RJI dalam memperkuat ekosistem publikasi ilmiah di Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan. Menurutnya, kualitas jurnal ilmiah menjadi salah satu indikator penting kemajuan riset dan reputasi perguruan tinggi.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang belajar bersama yang mampu mendorong peningkatan kualitas tata kelola jurnal ilmiah di Sulawesi Selatan. Semakin baik kualitas jurnal yang kita kelola, semakin besar pula kontribusi kita terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan publikasi ilmiah Indonesia,” ujar Akbar di hadapan peserta.
Pada sesi pertama, Rizal Bakri membawakan materi mengenai Manajemen Open Journal Systems (OJS) dan Tata Kelola Jurnal Ilmiah. Dengan gaya penyampaian yang komunikatif, ia menguraikan alur penerbitan jurnal mulai dari proses submission, review, copyediting, layout editing, hingga publikasi artikel. Ia juga menjelaskan berbagai peran editorial yang harus dijalankan dalam sistem OJS serta tantangan yang sering dihadapi pengelola jurnal dengan sumber daya manusia yang terbatas.
Tidak hanya menyampaikan konsep, Rizal yang didampingi moderator Nani Harlinda juga berbagi berbagai tips dan praktik terbaik dalam menghadapi proses akreditasi jurnal nasional (SINTA) melalui platform ARJUNA. Peserta diajak melihat langsung contoh jurnal yang telah memenuhi standar nasional, sekaligus mendiskusikan berbagai kekurangan yang masih sering ditemukan pada pengelolaan jurnal sehingga dapat diperbaiki sebelum proses asesmen.












