Memasuki sesi berikutnya, Akbar Iskandar mengulas secara mendalam mengenai Strategi Indeksasi Directory of Open Access Journals (DOAJ). Ia menjelaskan berbagai persyaratan administrasi dan teknis yang harus dipenuhi, mulai dari kualitas metadata, kebijakan editorial, etika publikasi, keterbukaan akses, hingga tahapan evaluasi yang dilakukan oleh tim DOAJ. Materi tersebut mendapat perhatian besar dari peserta karena DOAJ kini menjadi salah satu indikator penting dalam meningkatkan visibilitas jurnal ilmiah di tingkat internasional.
Pada hari kedua, sesi penutup diisi oleh Dr. Aan Aswari, S.H.,MH. yang didampingi moderator Ahmad Zulfikar, membahas Strategi Pengembangan Jurnal Menuju Indeksasi Scopus. Ia menekankan bahwa keberhasilan sebuah jurnal untuk masuk ke Scopus tidak hanya ditentukan oleh kualitas artikel, tetapi juga konsistensi penerbitan, tata kelola editorial, internasionalisasi dewan editor, serta kualitas abstrak dan naskah ilmiah. Berbekal pengalamannya mengelola jurnal bereputasi internasional, Aan membagikan berbagai strategi praktis yang dapat diterapkan oleh pengelola jurnal di perguruan tinggi.
Menutup seluruh rangkaian kegiatan, jajaran Pengurus Daerah RJI Sulawesi Selatan, di antaranya Dr. Nani Harlinda, Dr. Jenisa Pascawati, M.Si., Dr. Amrullah, M.Pd., Nasri A. Muhammad Abduh, Ansari Saleh Ahmar, Ph.D., Syahrul Sarea, M.Pd. dan lainnya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta atas antusiasme dan semangat belajar selama dua hari pelaksanaan bimtek. Mereka berharap forum ini tidak berhenti sebagai kegiatan pelatihan semata, tetapi menjadi awal lahirnya kolaborasi yang lebih luas untuk meningkatkan kualitas jurnal ilmiah Indonesia. Melalui semangat berbagi yang menjadi ruh Relawan Jurnal Indonesia, RJI Sulawesi Selatan optimistis mampu melahirkan lebih banyak jurnal yang terakreditasi unggul, terindeks internasional, dan berkontribusi nyata terhadap perkembangan ilmu pengetahuan di Indonesia.
——
@Humas_RJI Sulsel












