Ia juga menceritakan bahwa seluruh masyarakat antusias menyambut kegiatan makan patita, hal ini menunjukan bahwa masyarakat masih peduli dan mengutamakan kebersamaan, gotong royong sudah tentu menjadi hal yang sangat fundamental di kehidupan orang Salagur Air.
Lebih lanjut ia juga menegaskan bahwa makna dari makan patita adalah untuk menjaga kebersamaan, menghormati satu sama lain, menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusian serta sosial masyarakat.
“Tradisi ini berfungsi untuk menjaga dan menjalin hubungan silaturahmi antar anggota keluarga sanak saudara, menghargai tua maupun muda,” tambahnya.
“Sehingga menciptakan suasana kebersamaan yang hangat. Momen ini menjadi kesempatan yang sangat berharga bagi masyarakat untuk saling berinteraksi dan berbagi cerita dan mempererat tali silaturahmi,” tutupnya.










