Aldi berterima kasih kepada dosen pengampu mata kuliah Kreativitas dan Literasi Digital, Dr Sumarlin Rengko HR, SS, M.Hum. Karena dengan tugas itu dia dapat belajar dan mengangkat tokoh I Lo’mo Ri Antang, sebagai salah satu tokoh penting dalam penyebaran agama Islam di daerah ini. Kisahnya yang menarik diharapkan akan membuat kalangan milenial dan gen Z, tertarik mengkajinya dan menjadikannya referensi. (*)
Jejak I Lo’mo Ri Antang Sebagai Pembaharu Masyarakat Antang, Makassar
Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

Begitu peletakan batu pertama, kata beliau, langsung masuk sumbangan. Peletakan batu pertama Masjid Al-Amin BBrG, dilakukan oleh Bupati Takalar, Syamsari Kitta, pada 1 Juli 2018. Hanya dalam rentang lebih setahun,…

Menyusul ketegangan politik pasca-pidato tersebut, otoritas militer Belanda di Makassar memperketat sensor media. Surat kabar lokal yang mencoba mempublikasikan teks pidato Ajoeba Wartabone atau menyuarakan dukungan kepada Yogyakarta langsung diancam…

“Buku Ajoeba Wartabone ini menegaskan pentingnya menulis sejarah, apalagi pernyataan sang tokoh kemudian ikut mempengaruhi jalannya sejarah Indonesia,” imbuh Andi Suriadi Mappangara. Delegasi Goodwill Missie Parlemen Negara Indonesia Timur (NIT),…

Pada foto-foto lain, tampak para Jogugu di wilayah Gorontalo, tahun 1930-an, dengan pakaian adat mereka. Di foto koleksi Museum Sejarah Gorontalo itu, tampak Ismail Usman (Suwawa), Rais Monoarfa (Gorontalo), Ajoeba…

Kehadiran Ajoeba di sidang parlemen NIT adalah sebagai Anggota Badan Perwakilan sementara. Pernyataan Ajoeba di sidang parlemen NIT disambut riuh tepuk tangan dan siulan dari hadirin. ( Basri Amin 2025….






