PKM UNHAS Perkuat Peran PKK dalam Mendukung Program GEMERLAP di Desa Bontomarannu

Kepulauan Selayar, NusantaraInsight -– Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Hasanuddin (UNHAS) melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan dan sosialisasi bertajuk “PKK Bergerak Bersama GEMERLAP (Gerakan Menanam Lima Juta Kelapa)” di Desa Bontomarannu, Kabupaten Kepulauan Selayar.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader PKK dalam mendukung pembangunan ekonomi keluarga, ketahanan pangan, serta pengembangan potensi lokal berbasis komoditas kelapa.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat yang didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Desa Bontomarannu, Haerani Annisa, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Tim Pengabdian Universitas Hasanuddin atas kontribusinya dalam mendukung pembangunan masyarakat desa.

Menurutnya, kader PKK memiliki peran strategis sebagai penggerak masyarakat sehingga perlu terus didorong melalui kegiatan edukasi dan pemberdayaan yang berkelanjutan.

Kegiatan dihadiri anggota PKK Desa Bontomarannu yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh antusias. Para peserta aktif berdiskusi mengenai peran keluarga dalam mendukung pembangunan desa serta berbagai peluang pemanfaatan komoditas kelapa sebagai sumber peningkatan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA:  Seminar Bahasa dan Sastra SMAN 2 Enrekang Hadirkan Pemateri Balai Bahasa Provinsi Sulsel

Tim pengabdian dipimpin oleh Saharuddin, S.IP., M.Si sebagai Ketua Tim, dengan anggota Dr. A. Lukman Irwan, S.IP., M.Si, Fakhrul Indra Hermansyah, S.E., M.Sc, serta Alif Satriya Kahar sebagai perwakilan mahasiswa.

Dalam kegiatan tersebut, tim menyampaikan materi mengenai peran strategis PKK dalam pembangunan masyarakat, dukungan terhadap Program GEMERLAP, serta pentingnya pengembangan potensi ekonomi lokal berbasis komoditas unggulan daerah.

Dalam pemaparannya, Saharuddin menjelaskan bahwa keberhasilan Program GEMERLAP sangat bergantung pada keterlibatan aktif masyarakat, terutama kaum perempuan yang tergabung dalam PKK.

Menurutnya, PKK memiliki posisi penting dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan potensi lokal untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Program GEMERLAP bukan hanya gerakan menanam kelapa, tetapi juga upaya membangun kemandirian ekonomi” ujar Saharuddin, sembari menambahkan membantu masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya lokal yang dimiliki daerah.

“Oleh karena itu, kader PKK diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang dapat mengedukasi dan menggerakkan masyarakat,” jelasnya.

Kegiatan pengabdian ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 1 (Tanpa Kemiskinan) dan SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi).

BACA JUGA:  Fakta Menarik Pembukaan Porsenijar PGRI Makassar

Melalui penguatan kapasitas kader PKK dan pengembangan komoditas kelapa sebagai potensi unggulan daerah, masyarakat didorong untuk meningkatkan produktivitas ekonomi keluarga serta memperluas peluang usaha yang dapat menunjang kesejahteraan masyarakat desa.

Sementara itu, Dr. A. Lukman Irwan, S.IP., M.Si menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Menurutnya, sinergi berbagai pihak merupakan faktor penting dalam memastikan keberhasilan program pemberdayaan masyarakat. Pada sesi diskusi, peserta secara aktif menyampaikan berbagai pengalaman dan tantangan yang dihadapi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga serta mengembangkan potensi ekonomi desa.

Diskusi berlangsung interaktif dan menghasilkan berbagai gagasan yang dapat menjadi masukan bagi pengembangan program pemberdayaan masyarakat di masa mendatang.
Ketua PKK Desa Bontomarannu, Harpina, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap kerja sama antara UNHAS dan masyarakat Desa Bontomarannu dapat terus berlanjut melalui berbagai program pendampingan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.