NusantaraInsight, Makassar — Perkemahan Pramuka Berkebutuhan Khusus Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2025, akan digelar pada hari Kamis-Jumat, 27-29 November 2025 di Taman BPJS Ketenagakerjaan Wilayah CPI, depan Masjid Kubah 99 Asmaul Husna.
Kegiatan ini akan dihadiri oleh peserta didik berkebutuhan khusus, pendamping/pembina, kepala SLB selaku Ketua Mabigus se Provinsi Sulawesi Selatan.
Perkemahan dilaksanakan oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Sekolah Luar Biasa (SLB) Provinsi Sulsel kerjasama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan. Sebagai penasehat, Kepala Dinas Pendidikan Prov. Sulsel, dan Pengarah Kepala Bidang Pendidikan Khusus (Sary Diana Muallim)
Hal ini disampaikan oleh Jamaluddin, S. Pd.,M.Pd. (Ketua Panitia Perkemahan Pramuka Berkebutuhan Khusus), Rabu (26/11/2025).
Jamal demikian biasa disapa, yang juga Sekretaris MKKS SLB Provinsi Sulsel menyampaikan bahwa tujuan Perkemahan Pramuka Berkebutuhan Khusus adalah untuk memupuk kemandirian, mengembangkan soft skill, dan memberikan bekal kehidupan agar para peserta yang berkebutuhan khusus dapat bertahan, menjalin kerja sama, dan berinteraksi dengan sesama teman.
Kegiatan ini juga bertujuan memberikan kesempatan yang sama bagi peserta didik dengan disabilitas untuk berpartisipasi dalam kegiatan Pramuka.
Selain itu, lanjut Jamal, perkemahan ini memberikan apresiasi terhadap bakat dan kemampuan anak berkebutuhan khusus agar mereka dapat berkembang, berkarakter, dan mandiri di masa depan.
“Tentu tujuan utamanya adalah membentuk karakter yang kuat dan memiliki kecakapan hidup (soft skill). Mengasah kemampuan dan talenta khusus sesuai keunikan masing-masing peserta. Membangun rasa percaya diri dan kemampuan sosialisasi dalam kelompok. Memberi pengalaman dan pembelajaran di alam terbuka yang menyenangkan dan dapat diakses peserta berkebutuhan khusus. Dan juga memupuk semangat persamaan dan inklusi di dalam Gerakan Pramuka,” tandas Kepala UPT SLBN 2 Makassar ini.
Terpisah, Ketua MKKS SLB Sulsel, Faisal Syarif, S.Pd.,M.Kes menyampaikan manfaat spesifik dari perkemahan untuk anak berkebutuhan khusus.
Ini meliputi peningkatan kepercayaan diri dan kemandirian, peningkatan kemampuan sensori motorik, serta pengembangan keterampilan adaptasi dan sosialisasi dalam lingkungan yang mendukung.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan di alam terbuka, seperti hiking, memberikan terapi yang efektif untuk melatih koordinasi mata dan tangan, kesabaran, pengendalian diri, dan respons adaptif terhadap perubahan lingkungan.












