Mahasiswa PKM-RE UNHAS Kembangkan CS-BDM-LNG: Terobosan Microneedle untuk Kontrasepsi Jangka Panjang

Makassar, NusantaraInsight — Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) Universitas Hasanuddin menghadirkan inovasi di bidang penghantaran obat melalui pengembangan Core-Shell Bubble-Detachable Microneedle–Levonorgestrel (CS-BDM-LNG), sebuah sistem microneedle yang dirancang sebagai alternatif penghantaran kontrasepsi levonorgestrel (LNG) secara terkontrol dan berjangka panjang.

Pengembangan inovasi ini dilatarbelakangi oleh masih adanya keterbatasan pada metode kontrasepsi yang tersedia. Kontrasepsi oral, misalnya, memerlukan penggunaan secara rutin sehingga dapat meningkatkan risiko terlewatnya dosis dan menurunkan kepatuhan pengguna. Sementara itu, metode kontrasepsi jangka panjang seperti implan dan intrauterine device memerlukan tenaga medis dalam pengaplikasiannya serta dapat menimbulkan rasa nyeri dan ketidaknyamanan.

br

Menjawab permasalahan tersebut, tim PKM-RE Universitas Hasanuddin mengembangkan CS-BDM-LNG dengan menggabungkan teknologi core-shell dan bubble-detachable microneedle. Pada sistem core-shell, bagian core berfungsi sebagai tempat pemuatan LNG, sedangkan shell berperan sebagai membran pengendali laju pelepasan obat. Kombinasi tersebut dirancang untuk menghasilkan pelepasan LNG yang lebih terkontrol.

Sementara itu, teknologi bubble-detachable microneedle memungkinkan bagian jarum terlepas dari patch setelah diaplikasikan dan bertahan di dalam jaringan sebagai depot penghantaran obat. Mekanisme ini dirancang untuk mempertahankan reservoir obat pada lokasi aplikasi sehingga memungkinkan pelepasan LNG secara bertahap dalam periode yang lebih panjang.

BACA JUGA:  Mahasiswa KKNT Unhas Gelombang 112 Tahun 2024 Gelar Donor Darah di Jeneponto

Pengembangan CS-BDM-LNG dilakukan oleh mahasiswa Universitas Hasanuddin melalui skema PKM-Riset Eksakta sebagai bentuk kontribusi dalam pengembangan teknologi penghantaran obat dan kesehatan reproduksi. Sistem ini dikembangkan dengan tujuan menghadirkan metode penghantaran LNG yang long-acting, terkontrol, dan minimal invasif, sehingga berpotensi mengurangi kebutuhan penggunaan berulang serta meningkatkan kenyamanan dan kepatuhan pengguna.

Melalui riset ini, CS-BDM-LNG diharapkan menjadi salah satu inovasi teknologi penghantaran kontrasepsi berbasis microneedle yang dapat menjawab tantangan penggunaan kontrasepsi konvensional sekaligus membuka peluang pengembangan sistem kontrasepsi jangka panjang di masa mendatang.

br
br