Program Membuat Proyek Berbasis Isi Buku Bacaan dengan nama BOOKA! (Buku Bikin Karya) menjadi program yang dipaparkan oleh Fitrah Fatima Alsyahari. Selain itu, Fitrah menjelaskan program Sosialisasi Edukasi Pahlawan Cilik Penjaga Laut yang dilanjutkan dengan implementasi kegiatan bersih pungut sampah di kawasan pinggir pantai. Kedua program tersebut menghasilkan buku saku sebagai salah satu bentuk hilirisasi.
Program Kunjungan Literasi yang diberi nama PELITA (Peduli Literasi di Taman Baca) juga menjadi bagian dari pemaparan seminar. Program yang menjadi tanggung jawab Andi Ahmad Faiz Ananta Maulana tersebut menghasilkan hilirisasi berupa book chapter. Program ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan dan menghidupkan ruang literasi desa melalui kegiatan yang melibatkan siswa secara langsung.
Selanjutnya, Andi Andhika Tumenggung Ahmar memaparkan program Apresiasi Literasi Tingkat Desa dengan nama PACCE (Penghargaan, Apresiasi, Cipta, Cerdas, dan Eksplorasi). Program tersebut menghasilkan hilirisasi berupa artikel. Selain itu, Andi Andhika bersama Andi Ahmad Faiz Ananta Maulana juga bertanggung jawab terhadap Pembuatan Peta Digital Desa Laguruda. Program ini menghasilkan buku panduan serta produk peta digital yang dapat menjadi salah satu media informasi mengenai wilayah Desa Laguruda.
Sekretaris Desa Laguruda, Yunus, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada mahasiswa KKN Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin atas kontribusi mereka selama melaksanakan kegiatan di Desa Laguruda. Ia menilai mahasiswa telah menunjukkan kesungguhan dalam menjalankan program kerja dan berinteraksi dengan masyarakat. Menurutnya, berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan memberikan pengalaman sekaligus manfaat bagi masyarakat desa, terutama dalam bidang literasi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan pemanfaatan informasi desa.
Dosen Pendamping KKN (DPK), Dr. Sumarlin Rengko HR, S.S., M.Hum., turut memberikan apresiasi dari jauh atas pelaksanaan seminar hasil tersebut. Ia menyampaikan bahwa seminar hasil bukan hanya menjadi ruang untuk mempertanggungjawabkan program kerja, tetapi juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menunjukkan proses pembelajaran yang telah mereka jalani selama berada di tengah masyarakat. Menurutnya, keberagaman program dan hilirisasi yang dihasilkan menunjukkan upaya mahasiswa dalam menghubungkan kegiatan KKN dengan kebutuhan masyarakat serta menghasilkan produk yang dapat menjadi dokumentasi dan pengetahuan yang bermanfaat.
Seminar Hasil Program Kerja kemudian menjadi penanda atas rangkaian pelaksanaan KKN Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin di Desa Laguruda. Berbagai program yang telah dilaksanakan tidak hanya menghasilkan kegiatan, tetapi juga produk berupa artikel, buku saku, book chapter, buku panduan, dan peta digital. Produk-produk tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari dokumentasi dan pengetahuan yang tetap memberikan manfaat bagi Desa Laguruda setelah mahasiswa menyelesaikan masa pengabdian.












