Mahasiswa KKNT Literasi 116 Unhas Gelar PACCE, Apresiasi Literasi Siswa-siswi di Desa Laguruda

 

Setelah seluruh karya peserta dinilai, panitia mengumumkan para pemenang PACCE. Juara 1 diraih oleh Azka Rafa Saputra dari UPT SD Negeri 36 Tonasa Parappa. Juara 2 diraih oleh Nur Sakinah dari UPT SD Negeri 31 Lau, sedangkan Juara 3 diraih oleh Naurah Chairunnisa dari UPT SD Negeri 31 Lau. Sementara itu, penghargaan juara harapan diberikan kepada Muhammad Aidil Putra, Muh. Alif Baharuddin, dan Zahira Dzulhijjah yang berasal dari UPT SD Negeri 36 Tonasa Parappa.

 

Dari tempat yang berbeda, Dr. Sumarlin Rengko HR, S.S., M.Hum., selaku Dosen Pendamping KKN (DPK), turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan PACCE. Meskipun tidak berada langsung di lokasi kegiatan, ia menilai kegiatan apresiasi literasi di tingkat desa memiliki peran penting dalam memperluas pengalaman literasi siswa. “Apresiasi Literasi melalui PACCE merupakan ruang bagi anak-anak untuk memperlihatkan hasil dari proses membaca dan memahami buku. Kegiatan seperti ini penting karena literasi tidak berhenti pada kemampuan membaca, tetapi juga bagaimana anak mampu mengolah pemahamannya menjadi gagasan dan karya. Saya mengapresiasi mahasiswa KKN yang telah mengembangkan kegiatan literasi menjadi ruang yang kompetitif sekaligus edukatif bagi siswa di Desa Laguruda,” ungkap Dr. Sumarlin Rengko HR.

BACA JUGA:  56 Calon Guru Penggerak Selayar Ikuti Lokakarya

 

Pelaksanaan PACCE juga menjadi bentuk keterlibatan mahasiswa KKN dalam membangun ekosistem literasi yang tidak hanya berlangsung di lingkungan sekolah, tetapi juga di tingkat desa. Apresiasi Literasi Tingkat Desa menekankan bahwa kegiatan literasi melalui KKN dapat dikembangkan menjadi bentuk lomba yang diselenggarakan di tingkat desa. Hal tersebut juga mengarahkan mahasiswa untuk mempertimbangkan kondisi peserta dan kebutuhan masyarakat setempat dalam menentukan bentuk kegiatan.

 

Melalui PACCE, mahasiswa KKN Tematik Literasi Gelombang 116 Unhas di Desa Laguruda berharap kegiatan apresiasi literasi dapat memberikan pengalaman positif bagi siswa UPT SD Negeri 31 Lau dan UPT SD Negeri 36 Tonasa Parappa. Kegiatan ini menjadi ruang untuk mengapresiasi keberanian siswa dalam berkarya, sekaligus mendorong mereka untuk melihat buku sebagai sumber pengetahuan yang dapat melahirkan berbagai bentuk kreativitas. Dengan demikian, PACCE tidak hanya menjadi agenda perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kebiasaan literasi yang lebih aktif di Desa Laguruda.