“Alhamdulillah, pembekalan dari adik-adik mahasiswa KKN ini sangat menjawab kebutuhan kami. Di Desa Benteng Gajah populasi sapi cukup banyak, namun kotorannya belum terkelola dengan baik. Lewat pelatihan ini, kami jadi paham kalau kotoran sapi ternyata bisa diolah jadi pupuk yang sangat bagus untuk tanaman,” ungkapnya penuh rasa syukur.
Di sepanjang jalannya kegiatan, Kepala Desa Benteng Gajah, Ansar, terus mendampingi dan memberikan dukungan penuh. Ia memuji kepekaan mahasiswa KKN Tematik 116 Unhas yang mampu menghadirkan program kerja yang selaras dengan potensi wilayah dan kebutuhan mendasar warganya.
Lewat pengabdian ini, para mahasiswa KKN Tematik 116 Perubahan Iklim Unhas berharap transfer pengetahuan ini tidak berhenti sebagai wawasan semata, melainkan betul-betul diterapkan oleh masyarakat. Langkah sederhana berbasis daya lokal ini diharapkan menjadi pijakan bersama dalam mewujudkan desa yang lebih mandiri, sehat, produktif, serta tangguh menghadapi dampak perubahan iklim secara berkelanjutan. (*)












