Lantik 369 Kepsek, Wali Kota Makassar Tekankan Pendidikan Harus Bersih dari Praktik Titip-Menitip

Menurut Appi, jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi struktural, melainkan tanggung jawab besar untuk menjaga kualitas pendidikan dan membentuk karakter generasi masa depan.

Ia meminta seluruh kepala sekolah menginstruksikan verifikator di sekolah masing-masing agar melakukan proses verifikasi dan validasi data pendaftar secara profesional serta sesuai aturan yang berlaku.

Oleh sebab itu, Munafri menegaskan dirinya tidak ingin lagi mendengar adanya praktik curang dalam proses penerimaan siswa baru.

“Saya tidak ingin lagi mendengar ada riak-riak negatif. Tidak boleh ada budaya titip-menitip, praktik transaksional, atau bentuk kecurangan apa pun yang mencederai hak anak-anak kita untuk memperoleh pendidikan secara adil,” imbuh Appi.

Menurut Ketua IKA FH Unhas itu, sekolah merupakan laboratorium moral yang menjadi tempat pembentukan karakter generasi penerus bangsa.

Karena itu, seluruh proses pendidikan, termasuk penerimaan peserta didik baru, harus dimulai dengan nilai kejujuran dan keadilan.

Dikatakan, jikalau proses masuk sekolah saja sudah dicoreng ketidakjujuran, maka sesungguhnya guri sedang merancang kehancuran generasi masa depan.

BACA JUGA:  IKA FH-UH Angkatan 87 Akan Gelar Halalbihalal

“Saya tegaskan, berikan hak anak-anak Makassar untuk mendapatkan pendidikan secara adil,” katanya.

Selain fokus pada pelaksanaan SPMB, Munafri juga menginstruksikan seluruh kepala sekolah yang baru dilantik agar segera melakukan akselerasi terhadap berbagai program prioritas pendidikan Pemerintah Kota Makassar.

Ia menegaskan pendidikan merupakan pilar utama dalam mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Karena itu, sekolah harus terus bertransformasi menjadi lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, menyenangkan, serta bebas dari perundungan dan kekerasan.

“Pastikan tidak ada lagi anak-anak Makassar yang putus sekolah. Pendidikan harus bisa diakses secara merata dan berkualitas oleh seluruh warga,” ucapnya.

Lebih lanjut, mantan CEO PSM itu juga mengingatkan bahwa jabatan kepala sekolah merupakan amanah yang akan dipertanggungjawabkan, bukan fasilitas untuk menunjukkan kekuasaan atau kesombongan.

Di lingkungan sekolah, kata dia, kepala sekolah merupakan pucuk pimpinan yang harus menjadi teladan bagi seluruh elemen pendidikan.

“Jadilah role model bagi guru, staf tata usaha, orang tua murid, dan terutama bagi peserta didik,” tuturnya.

BACA JUGA:  SMAN 3 Selayar Matangkan TKA 2025

“Ketika pemimpinnya menunjukkan integritas, ketulusan, dan etos kerja yang baik, maka seluruh ekosistem sekolah akan bergerak mengikuti irama kebaikan tersebut,” sambung Appi.

Pada kesempatan itu, Munafri juga menekankan pentingnya pembenahan data pegawai, khususnya data guru, yang selama ini menjadi salah satu kendala dalam proses pengukuhan kepala sekolah.