Ini Perbedaan Penamatan Siswa SLBN 1 Makassar Tahun ini

Makassar, NusantaraInsight — Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 1 Kota Makassar, melakukan acara Penamatan Siswa Angkatan 2025–2026 di Aula Handayani, Senin (22/6/2026),

Sebanyak 86 siswa dari berbagai jenjang resmi ditamatkan dengan suasana yang haru dan penuh sukacita.

“Acara ini menegaskan bahwa keterbatasan fisik dan mental bukan penghalang bagi anak berkebutuhan khusus untuk meraih prestasi,” seperti disampaikan PLT. Kepala SLBN 1 Makassar Dr. Muhammad Nur, S.Pd., M.Pd. saat dihubungi media ini, Senin (22/6/2026).

Menurutnya, penamatan tahun ini cukup berbeda, selain mencatat rincian lulusan sebagai berikut: 3 siswa TKLB, 27 siswa SDLB, 26 siswa SMPLB, dan 30 siswa SMALB, juga penamatan ini dihadiri para guru purna bakti dan mantan kepala sekolah.

Ia juga menyampaikan bahwa SLBN 1 Makassar mempertahankan gelar Juara Umum ajang talenta tingkat Provinsi Sulawesi Selatan selama 13 tahun berturut-turut.

“Kami selalu berupaya memberikan yang terbaik untuk putra-putri Bapak dan Ibu. Dedikasi ini terbukti lewat prestasi SFB 2021 Makassar dan berbagai keberhasilan dalam bidang seni, kreativitas, keterampilan, O2SN, hingga LKS,” ujarnya.

BACA JUGA:  Mahasiswa KKNT Literasi Unhas Gelar Program “Membaca Nyaring” Dorong Literasi Siswa SD Negeri 2 Sanggalangi

Meski berprestasi, lanjutnya, SLBN 1 Makassar menghadapi tantangan sumber daya manusia yang signifikan. Sekolah tercatat memiliki jumlah siswa terbanyak di kategori sekolah luar biasa, namun jumlah tenaga pendidik belum proporsional.

Kondisi ini diperkirakan memburuk pada tahun ajaran baru karena 10 guru senior akan memasuki masa pensiun bersamaan.

Sebagai langkah mitigasi, sekolah akan membatasi penerimaan siswa TK (TKLB) untuk sementara.

Selain itu, guru taman kanak-kanak yang berlatar belakang pendidikan sekolah menengah akan diberdayakan dan dialihkan untuk membantu proses pembelajaran di tingkat SMALB yang membutuhkan perhatian lebih.

Kebijakan ini dimaksudkan agar siswa pada tingkat akhir tetap menerima bimbingan optimal dalam mempersiapkan masa pasca-sekolah atau melanjutkan pendidikan.

“Penamatan ini, bukan sebagai akhir, melainkan awal perjalanan para lulusan menuju kemandirian. Dengan bekal nilai keimanan, akhlak, dan keterampilan, 86 lulusan diharapkan mampu menunjukkan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih prestasi,” ulasnya.

“Yang berbeda tahun ini , kami mengundang guru guru SLB yang sudah Purna dan mantan Kepala SLBN 1 Makassar,” Pungkasnya.

BACA JUGA:  STIE AMKOP Makassar Perkuat Reputasi Akademik dengan Menghasilkan 24 Lulusan Doktor

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, Sari Diana Muallim, S.Sos., memuji prestasi sekolah tersebut.

“SLBN 1 Kota Makassar merupakan salah satu sekolah disabilitas terbaik di Indonesia. Sekolah ini menjadi pilihan masyarakat yang memiliki anak berkebutuhan khusus, dan prestasi yang diukir sudah bergaung hingga tingkat nasional,” singkatnya.