Ia menegaskan bahwa pemerintahan modern tidak cukup hanya memiliki teknologi canggih atau perangkat hukum yang lengkap apabila kehilangan kepercayaan masyarakat.
“Etika tetap merupakan cita-cita moral, tetapi menjadi memiliki makna politik melalui institusi,” ujarnya saat memaparkan kerangka The Politics of Ethics Framework.
Gonzales menambahkan, kepercayaan publik tidak dapat dibentuk hanya melalui regulasi, melainkan harus dibangun melalui penyelenggaraan pemerintahan yang berintegritas, transparan, dan bertanggung jawab.
Perkuat Internasionalisasi Unismuh
Public Lecture Internasional tersebut menjadi bagian dari program internasionalisasi Universitas Muhammadiyah Makassar melalui kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di luar negeri.
Melalui forum ini, peserta tidak hanya memperoleh perspektif baru mengenai tata kelola pemerintahan, tetapi juga memperluas jejaring akademik dan peluang kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Penyelenggara berharap hasil diskusi dapat menjadi referensi dalam mendorong lahirnya kebijakan publik yang lebih beretika, inklusif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional maupun global.












