Departemen Sastra Daerah FIB Unhas: Sambut Mahasiswa Baru 2026: Merawat Akar, Menguatkan Bangsa

Ia juga mengajak mahasiswa baru untuk aktif mengikuti setiap rangkaian kegiatan serta tidak ragu berinteraksi dengan dosen, senior, maupun sesama mahasiswa.

“Manfaatkan kesempatan ini untuk mengenal satu sama lain, membangun relasi, dan memahami kehidupan akademik di Departemen Sastra Daerah. Semoga mahasiswa baru dapat menjalani proses perkuliahan dengan penuh semangat dan rasa bangga sebagai bagian dari Sastra Daerah,” demikian yang dipaparkan Dr.Ery Iswary, M.Hum.

Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah pendampingan pengisian Kartu Rencana Studi (KRS). Mahasiswa baru mendapatkan pendampingan dari dosen untuk memahami proses penyusunan rencana studi dan berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan perkuliahan di lingkungan Departemen Sastra Daerah, yang dipandu langsung dosen Departemen Sastra Daerah, Pammuda, S.S., M.Si.

Selain itu, mahasiswa baru mengikuti sesi “Simpul Narasi: I La Galigo, Peradaban Agung Dunia” yang menghadirkan Prof. Dr. Hj. Nurhayati Rahman, M.S. Sesi ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memahami posisi I La Galigo sebagai warisan sastra dan budaya yang memiliki nilai penting, baik bagi masyarakat Sulawesi Selatan maupun dalam konteks peradaban dunia.

BACA JUGA:  3 Mata Kuliah dalam Satu Paket: Belajarnya Dapat, Jalan-Jalannya Dapat, Pariwisata 2025 Goes to Barru

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Bimbingan Teknis Sistem Informasi Manajemen, dimotori dosen lainnya, yakni Mutahharah Nemin Kaharuddin, S.S., M.Hum., membekali mahasiswa baru dengan pengetahuan mengenai berbagai sistem informasi yang digunakan dalam mendukung kegiatan akademik dan kemahasiswaan, seperti Neosia, Sikola, Sipakamase, Sipantau, dan sistem terkait lainnya.

Pada sesi berikutnya, mahasiswa baru diperkenalkan dengan kehidupan organisasi kemahasiswaan melalui Sosialisasi Ikatan Mahasiswa Sastra Daerah Keluarga Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (IMSAD KMFIB). Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa baru untuk mengenal wadah pengembangan diri, komunikasi, kreativitas, serta pengabdian mahasiswa di lingkungan Departemen Sastra Daerah dan Fakultas Ilmu Budaya.

Melalui PPKMB Tahun 2026, Departemen Sastra Daerah tidak hanya memperkenalkan lingkungan akademik kepada mahasiswa baru, tetapi juga menanamkan kesadaran akan pentingnya bahasa, sastra, dan budaya sebagai bagian dari jati diri.

Dengan mengusung semangat “Merawat Akar, Menguatkan Bangsa”, PPKMB Departemen Sastra Daerah diharapkan menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal akar budayanya, mengembangkan potensi akademiknya, serta mengambil peran dalam menjaga dan menghidupkan warisan budaya di tengah perkembangan zaman.