Kelas 4B membawakan lagu “Aisyah”. Farwisa dari kelas 6A membaca Al-Qur’an, dilanjutkan tilawah oleh Fahrizal dari kelas 5A. Siswa laki-laki kelas 6A dan 6B melantunkan salawat. Sementara siswa perempuan dari kedua kelas tersebut membawakan nasyid.
Ada pula tari Islami “Demi Sang Nabi” yang dibawakan siswa kelas 3A.
Rangkaian tersebut memperlihatkan bahwa pendidikan keagamaan dapat hadir dalam banyak bentuk. Ada bacaan, nyanyian, gerak, seni, ceramah, dan tentu saja pengalaman bersama.
Acara diawali oleh Bu Nisa dan Bu Elly sebagai MC, kemudian sambutan Ketua Panitia Ibu Rosmiaty, S.Pd.I, Kepala UPT SPF SD Negeri Borong, Andi Etty Cahyani, S.Pd, M.Pd, pengawas SD Kecamatan Manggala, Barliang, S.Pd.
Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW ini dihadiri oleh Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), Hj Rosmiati S.Pd., M.Pd, Ketua Komite SD Kompleks Borong, Drs H Marzuki, Kepala SD Inpres Borong, Dr Sari Bulan S.Pd.,M.Pd, dan sejumlah orangtua siswa.
Anak-anak berpartisipasi dan tampil mengekspresikan potensi dirinya.
Mereka membaca, melantunkan salawat, bernyanyi dalam nada dan pesan yang islami.
Maulid akhirnya tidak hanya berbicara tentang kelahiran seorang Nabi lebih dari empat belas abad silam. Namun sebuah proses dan pendekatan belajar nilai-nilai agama dengan cara yang lebih dekat pada kehidupan anak-anak.
Di SD Negeri Borong, pelajaran itu dimulai dengan cara yang sederhana: dari salawat yang dilantunkan bersama, dari telur yang berdiri tegak di atas batang pisang, dari tangan-tangan kecil yang belajar berbagi, dan dari anak-anak yang perlahan memahami bahwa persaudaraan adalah bagian penting dari cinta kepada Rasul. (*)












