Sepertinya ada Lagi Maksud Terselubung

Sepertinya ada Lagi Maksud Terselubung
Dari kiri ke kanan: Rahman Rumaday, Rusdi Embas, Dahlan Abubakar dan Arwan D Awing

Sampai di depan mereka, saya menyapa satu per satu dengan hangat. Kebetulan, kami sudah saling kenal, jadi tidak ada basa-basi panjang. Saya pun langsung mengusulkan untuk berfoto bersama. “Ayo, foto berempat saja,” kata saya dengan penuh semangat. Tentu saja, permintaan saya itu disambut dengan tawa ringan. “Sepertinya ada lagi maksud terselubung dibalik foto berempat ini,” kata Dr. M Dahlan Abubakar dengan senyum nakal. Arwan D Awing langsung menimpali, “Ini momen yang bagus, jadi harus diabadikan.” Tidak mau kalah, M Rusdy Embas menambahkan, “Sepertinya ada lagi yang mau dibuat ini sama Bang Maman, makanya minta foto berempat.” Saya tersenyum, lalu berbisik dalam hati, _”Hmm… iya, ini momen yang berharga. Kenangan yang akan selalu saya ingat, bisa ada di antara orang-orang hebat seperti mereka.”_

Momen-momen seperti ini, saya pikir, adalah seperti kotak koleksi barang-barang lama favorit kita. Kita menyimpannya dengan hati-hati, sesekali mengingatnya, dan itu selalu membuat kita bahagia. “Gambar yang kamu ambil dengan kameramu adalah imajinasi yang ingin kamu ciptakan dengan kenyataan,” kata Scott Lorenzo. Dan di situlah saya merasakan makna sebenarnya dari foto itu lebih dari sekadar gambar, itu adalah manifestasi dari sebuah kenangan yang akan terus hidup dalam ingatan, sebagai bukti bahwa kita pernah berada di tempat ini, bersama mereka yang telah mengukir sejarah dalam dunia pers.

BACA JUGA:  Kenangan Seorang Jurnalis Radio: Jejaring Wartawan dan Ide Wawancara

Kafe Baca, 5 Ramadan 1446 H/ 5 Maret 2025