2. Dorong kemandirian ekonomi & ketahanan pangan
Urban farming bukan sekadar pertanian, tetapi juga sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat kota:
“Program ini kita dorong agar masyarakat kota bisa lebih mandiri secara ekonomi. Urban farming bisa menjadi alternatif yang menjanjikan, tidak hanya untuk pangan, tetapi juga pemberdayaan ekonomi.”
3. Kolaborasi riset dan energi terbarukan
Ia menyebut bahwa program urban farming Makassar melibatkan Dinas Pertanian dan kerjasama dengan musisi/pegiat seperti Fadly (Padi) dan juga warga masyarakat. Rencana ini juga disinergikan dengan integrasi energi terbarukan dan riset sistemik dalam “zona percontohan” lahan sempit.
4. Melanjutkan semangat program sebelumnya
Tradisi inovatif kota seperti program “Longwis” (Lorong Wisata), menuju urban farming lahan sempit dengan model garden vertikal di lorong-lorong kota. Ia juga ingin mengadakan town hall meeting untuk menggandeng pelaku urban farming dan masyarakat.
Padly Padi, sebagai ahli Urban Farming Makassar mencanangkan gerakan Urban Farming dengan slogan “Tanami Tana’ta” menyebutkan bahwa Urban Farming Makassar memiliki visi menghadirkan pusat pembelajaran, praktik, dan replikasi urban farming yang terintegrasi, unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan, dengan berbasis pada kekuatan masyarakat lokal. Visi ini mencerminkan komitmen untuk menjadikan Makassar sebagai kota yang tangguh dalam ketahanan pangan, sehat secara lingkungan, dan berdaya secara sosial.
Selain visi, misi utamanya untuk memberdayakan warga melalui sistem pertanian kota yang partisipatif, unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan. Artinya, masyarakat bukan hanya sebagai penerima manfaat, tetapi juga menjadi pelaku utama dalam setiap tahapan—dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pengelolaan kebun. Pendekatan partisipatif ini memperkuat rasa kepemilikan dan memperluas dampak sosial dari urban farming.
Jadi dengan visi dan misi yang mulia, sungguh sayang jika dilewatkan oleh masyarakat Kota Makassar begitu saja, tanpa ikut serta dalam gerakan nyata Urban Farming ini.
Dalam waktu tidak lama lagi, kami inisiator Urban Farming di Bukit Baruga akan segera melaunching gerakan ini bersama Walikota Makassar dan Ahli Urban Farming Fadly Padi, dengan harapan menjadi pilot proyek yang bisa merangsang keinginan warga masyarakat untuk memulai tanami tanah’ta secara mandiri di bawah bimbingan pemerintah kota masyarakat.
24Juli2025












