Hal ini selaras dengan Firman Allah Swt:
“Jikalau Rabb-mu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu” (QS. Hud: 118).
Apa yang menghubungkannya? Pikiran, perasaan dan spiritual (Nasrullah, September 2022 hal. 32-35).
Dibalik tindakan adalah pikiran. Dan pikiran ini tidak terlihat. Di level ini energi tercipta. Segala sesuatu dimulai dari pikiran. Inilah kode pertama. Pengendalian energi yang ada di alam dimulai dari pengendalian pikiran.
Lalu, apa yang mendasari pikiran? Jawabannya adalah perasaan. Perasaan jauh lebih kuat dari pikiran dan bahkan perasaanlah yang mengendalikannya. Ini kode kedua. Pengendalian rasa menyebabkan energi mampu terkendalikan.
Tapi kita butuh kode ketiga, yaitu spiritual. Di titik inilah pusat segala sesuatu terjadi.
Itulah magnet rezeki. Jadi, konsepnya sederhana. Manusia dengan manusia itu satu dan bisa menjadi magnet untuk menyatu. Tinggal kita perhatikan dengan seksama faktor-faktor yang membuatnya bisa menyatu.
“Pernah dalam satu kondisi, saya butuh uang. Tiba-tiba ada kawan yang menelpon memberi pinjaman,” ujar om Ocong memberi contoh kekuatan energi ini.
Dengan demikian, pemahaman kita terhadap kode-kode energi yang halus ini akan menyebabkan perubahan nasib yang signifikan. Makin dalam pemahamannya kita, makin halus kita merasakannya, makin dahsyat hasil perubahan yang bisa terjadi.
#Akuair-Ampenan, 25-07-2025












