Kembali Fokus ke Gaza

Ajakan ini bukan sekadar seruan kosong. Ini adalah panggilan sejarah. Karena Gaza bukan hanya tempat, tapi simbol. Simbol dari perlawanan terhadap penjajahan, simbol dari keteguhan melawan kekejaman, dan simbol dari umat manusia yang masih bertahan di bawah tekanan paling keji.
Jika kita benar-benar ingin dunia lebih baik, maka Gaza harus diselamatkan. Bukan hanya dengan makanan dan obat-obatan, tapi dengan hak hidup yang adil, keamanan yang layak, dan pengakuan bahwa mereka adalah manusia merdeka.

Setiap kita, sekecil apa pun, punya peran:
• Aktivis bisa bersuara lebih keras.
• Pemimpin agama bisa menyerukan doa dan aksi.
• Media bisa mengangkat kembali cerita Gaza ke halaman utama.
• Masyarakat awam bisa menyumbang, menyebar informasi, dan menolak diam.
Karena diam adalah pengkhianatan terhadap nurani. Dan jika dunia terus diam, maka tak lama lagi, Gaza akan tinggal sejarah yang ditulis dengan tinta darah.

Gencatan senjata Iran dan Israel harus menjadi momen refleksi. Bahwa kekuatan sejati bukan pada seberapa keras kita membalas, tapi seberapa besar kita mampu melindungi mereka yang tak mampu membela diri. Dan Gaza, lebih dari siapa pun, butuh perlindungan itu sekarang.

BACA JUGA:  Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2024

Dunia boleh saja bernafas lega sejenak karena dua negara menghentikan perang, perang tidak dikuatirkan makin meluas. Tapi Gaza masih tercekik dalam penderitaan yang panjang. Mari kembali fokus ke Gaza. Karena selama Gaza masih berdarah, dunia belum benar-benar damai.

28Juni2025